Politeknik TNI-AD
Rubrik : Umum
Tiga Teknologi Militer yang Digunakan Industri Otomotif
2015-09-16 10:15:33 - by : Msuhari



   Tiga Teknologi Militer yang Digunakan
Industri Otomotif


 


California
– Teknologi yang digunakan pada kendaraan saat ini ternyata bukan
seluruhnya hasil pengembangan kalangan insinyur di pabrikan otomotif. Beberapa
di antaranya bahkan mengadopsi teknologi yang sudah ada sebelumnya, salah
satunya berasal dari militer.


Teknologi
tersebut telah digunakan oleh kalangan militer Amerika Serikat bahkan sejak
sebelum masa Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, pabrikan otomotif mulai
tergoda memanfaatkan keunggulan teknologi tersebut pada mobil produksi massal.
Alasannya, teknologi militer nantinya akan semakin memudahkan pengguna saat
mengoperasikan kendaraan.


Berikut ini
tiga teknologi militer yang terdapat dalam kendaraan penumpang seperti dilansir
Topspeed, Senin (31/8/2015):


1. GPS



Anda
mengenal peranti Global Positioning System (GPS) sebagai sistem navigasi yang
memberikan informasi jalur ataupun posisi kendaraan melalui satelit. Teknologi
satelit ini telah digunakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat sejak
1995 untuk memandu kapal perang ataupun missil yang ditembakkan ke arah target.


Awal mula
penggunaan navigasi satelit ini yaitu pada 1960 ketika Angkatan Laut AS menguji
lima satelit yang dikenal sebagai TRANSIT. Satelit ini memberikan informasi
posisi tiap satu jam sekali.


 


Teknologi militer nantinya akan semakin memudahkan
pengguna saat mengoperasikan kendaraan.


 


2.
Turbocharger



 


Secara
teknis, ide penemuan turbocharger telah dipatenkan sejak 1905 namun baru
dibangun dan dirangkaikan pada mesin pada 1915. Insinyur Prancis bernama
Auguste Rateau yang menjadi pengguna turbo pertama yang merangkaikannya dengan
mesin Renault untuk pesawat.


Tiga tahun
kemudian, insinyur General Electric, Sanford Moss menambahkan blower pada
mesin pesawat Liberty V-12. Saat itu, penggunaan turbo bukan sebagai alat untuk
meminimalisir gas buang melainkan mempertahankan tekanan udara sebesar 14 psi
saat di udara.


3. Anti lock
Braking System (ABS)


 


Peranti ABS
merupakan komponen yang digunakan oleh kalangan militer pada pesawat pembom.
ABS pertama kali dikembangkan pada 1929 oleh pelopor penerbangan sekaligus
insinyur asal Prancis, Gabriel Voisin.


Saat itu,
pesawat pembom memiliki masalah yang butuh waktu lama untuk berhenti. rem ABS
digunakan untuk membantu pesawat pembom agar dapat berhenti dengan cepat pada
landasan pacu yang pendek.


Sistem ABS
terus digunakan pada pesawat hingga 50 tahun setelahnya. Adapun peranti ABS
elektronik baru digunakan pada dekade 1970-an pada pesawat terbang dan sistem
serupa muncul pada mobil produksi General Motors pada periode itu.


 


 

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/692/tiga-teknologi-militer-yang-digunakan-industri-otomotif.html