Politeknik TNI-AD
Rubrik : Tips And Trik
MENGENAL ENKRIPSI SIMETRIK & ASIMETRIK
2015-06-17 13:14:32 - by : Msuhari



MENGENAL ENKRIPSI SIMETRIK &
ASIMETRIK


By : Pns Yudo.S


 



1.      Enkripsi Simetrik


Alice dan
bob ingin membuat semacam persahabatan yang dapat berupa urusan bisnis atau
bahkan percintaan yang pasti sifatnya rahasia. Orang ketiga dalam persahabatan
ini adalah Bondet, dia adalah seorang `penyadap` yang ingin tahu segala
hubungan/kegiatan apa yang dilakukan oleh Alice dan bob. Untuk itu dia telah
mencegat informasi mereka.


                                        


 



Alice dan
bob mungkin tidak sadar akan keberadaan Bondet tsb, namun dia adalah ancaman
bagi kerahasiaan mereka. Pertama, marilah kita mengingat kembali bagaimana
berita dikirim melalui internet. Anggaplah komputer Alice berada di Malang dan
bob berada di Surabaya. Alice telah membuat dokumen yang ingin dikirim ke Bob. Ketika
anda mengirim sebuah berita/pesan melalui internet kelihatan bahwa pesan
tersebut langsung lurus terkirim ke komputer lain. Kenyataannya, lebih rumit
dari apa yang kita bayangkan dan terdapat banyak komputer-komputer yang berbeda
diantara komputer Alice dan bob. Pesan/berita Alice `diarahkan` oleh `router`
dari satu komputer ke komputer lain melalui rute mana yang tidak padat untuk
sampai di komputer Bob.


Bondet
sang penyadap yang berada di Pandaan atau dimana saja akan `log on` dan
kemudian `kompromise` pada salah satu komputer ditengah perjalanannya. Salah
satu cara yang dapat dia lakukan adalah menggunakan `packet sniffer` yaitu
seperangkat hardware atau software yang membuat salinan/kopian terhadap
pesan-pesan yang lewat antara Alice dan Bob, sehingga Bondet tahu apa saja isi
pesan tersebut.


Alice dan
Bob dapat melindunginya dengan menggunakan enkripsi. Pola yang paling digunakan
adalah enkripsi simetrik yang menggunakan `kunci tunggal` untuk `meng-enkrip
plain text` menjadi `cipher text` dan `men-dekrip cipher text` kembali ke
bentuk `plain text`.


 


                                     


 



Plain text        :
Informasi yang dapat dibaca secara langsung oleh manusia/mesin (contoh:
artikel).


Cipher text     :
Data yang telah di`enkrip`kan


Encryption     :
Proses pengubahan plaint text ke ciphertext (disebut juga `encipherment`)


Decryption     :  Proses pengubahan kembali dari ciphertext ke
plaintext (disebut juga decipherment)


Enkripsi
simetrik telah berusia ribuan dan masih begitu penting hingga saat ini dalam
pola teknologi yang disebut dengan DES, triple DES dan AES yang luas digunakan
dalam transaksi keuangan melalui internet dan antar bank.


            Kembali ke ke Alice and Bob. Kewaspadaan bahwa bondet
sang penyadap ingin mempelajari rahasia mereka sehingga mereka menggunakan
enkripsi simetrik. Hal pertama yang mereka lakukan adalah membuat sebuah
`shared key` dan masing-masing membuat salinannya, yaitu dengan cara bertemu,
mendiskusikan rahasianya dan kesepakatan tentang kuncinya. Pada akhir pertemuan
mereka telah mendapatkan masing-masing salinan kuncinya. Alice and Bob sekarang
dapat bertukar pesan pesan rahasia dengan aman dan masing-masing menggunakan
salinan kunci enkripsi simetrik untuk meng-enkrip dan meng-dekrip pesan
sehingga Bondet sang penyadap tak dapat berbuat apa-apa.


                                                                 


 



            Namun
adakalanya Alice danBob tidak tinggal satu daerah, katakanlah beda negara yang
jauh sehingga membutuhkan perjalanan yang jauh dan tentunya beaya yang tidak
sedikit sehingga pertemuan secara langsung sulit dilakukan. Alternatif untuk
Alice adalah membuat sebuah kunci dan mengirimkannya kepada Bob lewat pos
dengan kemungkinan hilang diperjalanan atau internet dengan kemungkinan dicegat
oleh Bondet sang penyadap yang sedang menunggu di komputernya. Bagaimana caranya...........?


2.         Enkripsi Asimetri


            Alice mempunyai dokumen berharga dan ingin segera
mengirimkan ke Bob. Bob segera menuju ke tukang kunci dan memesan banyak gembok
yang sama dan tak lupa sebuah kunci untuk membuka seluruh gembok yang dipesan.
Jika seseorang meminta gembok maka dia akan mengirimkannya melalui pos namun
dia tidak pernah memberikan kuncinya. Alice meminta sebuah gembok, ketika dia
menerimanya dia meletakkan dokumen berharganya kedalam sebuah kotak dan
menggemboknya menggunakan gembok dari Bob, sehingga dokumen aman. Kotak dikirim
ke Bob dan dia dengan mudah membukanya, karena kuncinya dia yang memegang.


                                                 


 


 



            Kotak dan gembok itu adalah contoh enkripsi asimetrik, gembok-gembok
yang diberikan pada setiap orang yang menginginkan disebut dengan `public key`(kunci
umum) sedangkan  kunci rahasianya yang
dapat membuka semua gembok disebut dengan `private key`(kunci rahasia).


 

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/654/mengenal-enkripsi-simetrik-asimetrik.html