Politeknik TNI-AD
Rubrik : Teknologi
SENAPAN SERBU PRODUK PINDAD
2015-04-18 16:47:06 - by : Msuhari


Pindad
PM-2, Pistol Mitraliur Indonesia Bersentuhan Senapan Serbu


 


 KOMPAS.com — PT Pindad terus berinovasi. Setelah gagal dengan
pemasaran senapan PM-1 karena paling maksimal cuma berfungsi sebagai senjata
penjaga hutan, perusahaan alutsista Indonesia itu mempersiapkan PM-2.

PM-2 yang merupakan jenis sub-machine gun atau pistol mitraliur tersebut
punya kaliber 9 mm, sama dengan pendahulunya. Senjata ini memanfaatkan receiver SS-2 dan memiliki sentuhan Daewook K7, senjata produksi Korea yang kini jadi
andalan TNI.

Sudah ada tiga prototipe PM-2. Untuk prototipe PM-2V1 dan PM2-V2, desainnya
masih terlihat mengadopsi receiver konvensional. Sementara itu, PM-2V3
sudah menggunakan pengokang depan HK MP5 sampai varian rail interface system (RIS) yang digunakan pada SS-1 R5.

HK MP5 merupakan sub-machine gun produksi Jerman yang digunakan pasukan
Kopassus untuk melakukan operasi Woyla, melawan pembajakan pesawat Garuda
Indonesia rute Tanlangbetutu, Palembang, ke Polonia pada 28 Maret 1981.

SS-1 R5 sendiri merupakan senjata produksi Pindad yang telah digunakan oleh
pasukan elite Indonesia. Senjata ini menggunakan RIS yang dirancang dengan
fitur free float untuk lebih mengupayakan akurasi kerja senjata.

PM-2 juga punya beragam jenis popor atau gagang senapan. Beberapa pilihan
tangkai senapan antara lain lipat besi ala SS-1, senapan serbu produksi Pindad,
yang diperpendek hingga popor teleskopik empat posisi yang mengambil dari carbine M4 produksi Amerika Serikat.

Sedikit modifikasi dilakukan. Ukuran lubang magasin atau peluru menjadi 5,56
mm. Perubahan memengaruhi rigiditas magasin. Bibir lubang magasin dipertebal
sehingga penembak bisa memasukkan magasin lebih mudah.

Bagian tiang pejera dilindungi cincin atau ghost ring. Pisirnya bermodel
diopter biasa. PM-2 sendiri masih menganut mekanisme blowback yang
sederhana.

Untuk amunisi, Pindad membekali PM-2 dengan beberapa pilihan, antara lain
MU-1TJ (peluru standar NATO tipe 9 x 19 mm FMJ), MU-1M (peluru high accuracy,
dibuat dengan kontrol kualitas yang lebih baik), MU-1S (peluru subsonic,
dibuat khusus untuk operasi senyap)
MU-1H (peluru hampa, dibuat berbentuk crimp atau bintang dilapisi lilin
untuk menahan mesiu di dalamnya), serta MU-1K (peluru karet, untuk operasi
antihuru-hara).


Spesifikasi Pindad PM-2

Tahun rilis: 2007
Kaliber: 9 x 19 mm
Sistem operasi: blowback
Panjang total: 625 mm (popor terentang), 417 mm (popor terlipat)
Panjang laras: 195 mm
Bobot kosong: 2,9 kg
Jarak tembak efektif: 150 meter
Kecepatan tembak: 550 peluru per menit
Kecepatan proyektil: peluru MU-1TJ (380 meter/detik), MU-S (300 meter/detik)
Magasin: 32 peluru


 


Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/623/senapan-serbu-produk-pindad.html