Politeknik TNI-AD
Rubrik : Artikel
APA ITU DIODA??
2015-02-25 11:32:44 - by : Msuhari


APA ITU DIODA?


By: Serka Aris


 


 


1.    Pengertian



       Dioda
merupakan komponen semi konduktor yang paling sederhana. Kata dioda berasal
dari pendekatan kata yaitu dua elektroda yang mana (di berarti dua) mempunyai
dua buah elektroda yaitu anoda dan katoda.   


 


       Dioda adalah piranti elektronik yang hanya
dapat melewatkan arus/tegangan dalam satu arah saja, dimana dioda merupakan
jenis VACUUM tube yang memiliki dua buah elektroda. Karena itu, dioda dapat
dimanfaatkan sebagai penyearah arus listrik, yaitu piranti elektronik yang
mengubah arus atau tegangan bolak-balik (AC) menjadi arus atau tegangan searah
(DC).
Dioda daya umumnya digunakan sebagai penyearah arus/tegangan (rectifier) dengan
karakteristik puncak tegangannya maksimum dan arus maju maksimum.
Dioda daya merupakan salah satu komponen semi konduktor yang banyak digunakan
dalam rangkaian elektronika daya seperti pada rangkaian penyearah, freewheeling
(bypass) pada regulator-regulator penyakelaran, rangkaian pemisah, rangkaian
umpan balik dari beban ke sumber, dan lain-lain. Dalam penerapannya, sering kali
dioda daya dianggap sebagai saklar ideal walaupun dalam prakteknya ada
perbedaan.

Dalam berbagai rangkaian elektronika komponen semi konduktor dioda sering kita
jumpai jenis dan type yang berbeda beda tergantung dari model dan tujuan penggunaan
rangkaian tersebut dibuat.



2.    Karakteristik     Dioda

       Hampir semua peralatan
Elektronika memerlukan sumber arus searah. Penyearah
digunakan untuk mendapatkan arus searah dari suatu arus bolak-balik. Arus atau
tegangan tersebut harus benar-benar rata tidak boleh berdenyut-denyut agar
tidak menimbulkan gangguan bagi peralatan yang dipakai.



       Dioda sebagai salah satu komponen
aktif sangat popular digunakan dalam rangkaian
Elektronika, karena bentuknya sederhana dan
penggunaannya sangat luas. Ada beberapa macam rangkaian dioda, diantaranya :
penyearah setengah gelombang (Half-Wave Rectifier), penyearah gelombang penuh
(Full-Wave Rectifier), rangkaian pemotong (Clipper), rangkaian penjepit
(Clamper) maupun pengganda tegangan (Voltage Multiplier). Di bawah ini
merupakan gambar yang melambangkan dioda penyearah.


Sisi Positif (P) disebut
Anoda dan sisi Negatif (N) disebut Katoda. Lambang dioda seperti anak panah
yang arahnya dari sisi P ke sisi N. Karenanya ini mengingatkan kita pada arus
konvensional dimana arus mudah mengalir dari sisi P ke sisi N.


 


3. Macam Macam Dioda


A. Dioda Umum
B. Dioda khusus
 


A. Dioda
Umum



Yang dimaksud dioda umum adalah dioda yang dipergunakan dalam rangkaian
rangkaian sederhana dan biasanya berfungsi sebagai perata atau pembatas arus
listrik. Dioda umum ini dalam operasinya dapat bekerja bila diberi arus bolak
balikatau searah
Arus listrik yang melewati dioda sebagian akan dilewatkan baik tegangan
positifnya maupun tegangan negatifnya tergantung cara pemasangannya.



 
Yang termasuk dioda umum :



- Dioda Silikon


- Dioda Germanium
- Dioda Rectifier
- Dioda Selenium
- Dioda K
iprok

B. Dioda khusus



Dioda jenis khusus bekerja bukan hanya sebagai perata/pembatas arus namun
pemakaiannya sangat bervariasi, beberapa aplikasinya adalah sensor, stabilizer,
penyearah terkendali dan lain sebagainya.



Yang termasuk dioda khusus :



- Dioda Zener


- Dioda LED
- Dioda Photosel/Photo Dioda


- Dioda Thyristor/SCR
- Dioda DIAC
- Dioda TRIAC
- Dioda Kapasitansi


Dioda Rectifier


Rectifier berfungsi sebagai penyearah Arus ( AC ke DC ).
Biasanya Rectifier lebih dikenal sebagai Dioda karena penyearah arus ialah fungsi
dasar dari dioda, tetapi lebih spesifik lagi merupakan fungsi dari rectifier.


-    Dioda Kiprok


kiprok berfungsi untuk regulator tegangan yang biasa
digunkan pada kendaraan bermotor.


Maka jika arus 12 volt maka arus akan tetap stabil
menjadi 12 volt meskipun arus naik. Namun memiliki ampere yang berbeda-beda. sebenarnya
tidak ada bedanya dengan
Rectifier
namun kiprok adalah gabungan komponen tambahan sebagai penyetabil tegangan.
Sehingga bila tunggangan tak dilengkapi aki, bohlam lampu pada sepeda motor
tidak cepat putus.


 


 


-    Dioda Selenium


disebut dioda selenium karena banyak terbuat dari
selenium. Dioda ini memiliki keandalan yang tinggi & mampu dialiri tegangan
arus listrik yang cukup tinggi. Biasanya dipergunakan sebagai perata dalam
rangkaian power supply. Dioda selenium dirancang memiliki 4 kaki; 2 kaki
diantaranya merupakan bagian inputnya tegangan arus AC & 2 kaki lainnya
sebagai output yang diberi tanda (+) & (-) yang menghasilkan arus DC.


-  Dioda Zener


dioda zener adalah diode yang berfungsi sebagai penstabil
tegangan. Selain itu dioda zener juga dapat dipakai sebagai pembatas tegangan
pada level tertentu untuk keamanan rangkaian. Karena kemampuan arusnya yang
kecil maka pada penggunaan dioda zener sebagai penstabil tegangan untuk arus
besar diperlukan sebuah buffer arus. Dioda zener dibias mundur (reverse).
- LED (light emiting
diode)


Dioda jenis ini mempunyai lapisan fosfor yang bisa
memancarkan cahaya saat diberi polaritas pada kedua kutubnya. LED mempunyai
batasan arus maksimal yang mengalir melaluinya. Diatas nilai tersebut
dipastikan umur led tidak lama. Jenis led ditentukan oleh cahaya yang
dipancarkan. Seperti led merah, hijau, biru, kuning, oranye, infra merah dan
laser diode. Selain sebagai indikator beberapa LED mempunyai fungsi khusus
seperti LED inframerah yang dipakai untuk transmisi pada sistem remote control
dan opto sensor juga laser diode yang dipakai untuk optical pick-up pada sistem
CD. Dioda jenis ini dibias maju (forward).


-  Dioda photo / photodiode


Dioda photo merupakan jenis komponen peka cahaya. Dioda
ini akan menghantar jika ada cahaya yang mauk dengan intensitas tertentu.
aplikasi dioda photo banyak pada sistem sensor cahaya (optical). Contoh:pada
optocoupler dan optical pick-up pada sistem CD. Dioda photo dibias maju
(forward).


4.  Fungsi Dioda



  1. Penyearah, contoh : dioda
    bridge

  2. Penstabil tegangan (voltage
    regulator), yaitu dioda zener

  3. Pengaman /sekering

  4. Sebagai rangkaian clipper,
    yaitu untuk memangkas/membuang level sinyal yang ada di atas atau di bawah
    level tegangan tertentu.

  5. Sebagai rangkaian clamper,
    yaitu untuk menambahkan komponen dc kepada suatu sinyal ac.

  6. Pengganda tegangan.

  7. Sebagai indikator, yaitu LED
    (light emiting diode)

  8. Sebagai sensor panas, contoh aplikasi
    pada rangkaian power amplifier

  9. Sebagai sensor cahaya, yaitu
    dioda photo

  10. Sebagai rangkaian VCO (voltage
    controlled oscilator), yaitu dioda varactor


Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/592/apa-itu-dioda.html