Politeknik TNI-AD
Rubrik : Sain dan Teknologi
ILMU ALAMIAH DASAR
2011-07-20 13:02:24 - by : kusnadi


ILMU ILMIAH DASAR


Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu
pengetahuan alam (
natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta,
termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya
mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.


A.   MANUSIA YANG BERSIFAT UNIK


Ciri-ciri manusia
a. Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya
b. Mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, (ada yang masuk dan keluar)
c. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar
d. Memiliki potensi untuk berkembang biake.Tumbuh dan
bergerak
f.  Berinteraksi dengan lingkungannnya
g. Sampai pada saatnya mengalami kematiian


 


Manusia adalah makhluk yang lemah dibanding makhluk lain namun dengan
akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat maka manusia dapat mengembangkan
ilmu pengetahuan dan teknologi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia
dapat hidup dengan lebih baik lagi. Akal budinya dan kemauannyayang sangat kuat
itulah sifat unik dari manusia.


B.   KURIOSITAS ATAU RASA INGIN TAHU DAN AKAL BUDI


Rasa ingin tahu makhluk lain lebih didasarkan oleh naluri (instinct) /idle curiosity naluri ini
didasarkan pada upaya mempertahankan kelestaraian hidup dan sifatnya tetap
sepanjang zaman. Manusia juga mempunyai naluri seperti tumbuhan dan hewan
tetapi ia mempunyai akal budi yang terus berkembang serta rasa ingin tahu yang
tidak terpuaskan.
Sesuatu masalah yang telah dapat dipecahkan maka akan timbul masalah lain yang
menunggu pemecahannya, manusia setelah tahu apanya maka ingin tahu bagimana dan
mengapa.
Contoh : tempat tinggal manusia purba sampai manusia modern, contoh lain
seperti penyakit setelah ditemukan obat suatu penyakit ada penyakit lain lagi
yang dicoba untuk dicari obatnya (HIV AIDS)


C.   PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA


Manusia yang mempunyai rasa ingin tahu terhadap rahasia alam mencoba
menjawab dengan menggunakan pengamatan dan penggunaan pengalaman, tetapi sering
upaya itu tidak terjawab secara memuaskan. Pada manusia kunountuk memuaskan
mereka menjawab sendiri. Misalnya kenapa ada pelangi mereka membuat jawaban,
pelangi adalah selendang bidadari atau kenapa gunung meletus jawabannya karena
yang berkuasa marah. Dari hal ini timbulnya pengetahuan tentang bidadari dan
sesuatu yang berkuasa. Pengetahuan baru itu muncul dari kombinasi antara
pengalaman dan kepercayaan yang disebut mitos. Cerita-cerita mitos disebut legenda. Mitos dapat diterima karena
keterbatasan penginderaan, penalaran, dan hasrat ingintahu yang harus dipenuhi.
Sehubungan dengan dengan kemajuan zaman, maka lahirlah ilmu pengetahuan dan
metode ilmiah.


Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yati kira-kira 700-600 SM. Orang Babilonia
berpendapat bahwa alam semesta itu sebagai ruangan setengah bola dengan
bumiyang datar sebagai lantainya dan langit dan bintang-bintang sebagai
atapnya. Namun yang menakjubkan mereka telah mengenal bidang ekleptika sebagai
bidang edar matahari dan menetapkan perhitungan satu tahun yaitu satu kali
matahari beredar ketempat semula, yaitu 365,25 hari. Pengetahuan dan ajaran
tentang orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan
atau mitos pengetahuan semacam ini disebut Pseudo science (sains palsu)


Tokoh-tokoh Yunani dan lainnya yang memberikan
sumbangan perubahan pemikiran pada waktu itu adalah :


a.  Anaximander, langit yang kita lihat adalah setengah saja, langit dan
isinya beredar mengelilingi bumi ia juga mengajarkan membuat jam dengan
tongkat.


b.  Anaximenes, (560-520) mengatakan unsur-unsur pembentukan semua benda
adalah air, seperti pendapat Thales. Air merupakan salah satu bentuk benda bila
merenggang menjadi api dan bila memadat menjadi tanah.


c.  Herakleitos, (560-470) pengkoreksi pendapat Anaximenes, justru apilah
yang menyebabkan transmutasi, tanpa ada api benda-benda akan seperti apa
adanya.


d.  Pythagoras (500 SM) mengatakan unsur semua benda adalah empat : yaitu
tanah, api, udara dan air. Ia juga mengungkapkan dalil Pythagoras C2 = A2 + B2,
sehubungan dengan alam semesta ia mengatakan bahwa bumi adalah bulat dan
seolah-olah benda lain mengitari bumi termasuk matahari.


e.  Demokritos (460-370) bila benda dibagi terus, maka pada suatu saat
akan sampai pada bagian terkecil yang disebut Atomos atau atom, istilah atom
tetap dipakai sampai saat ini namun ada perubahan konsep.


f.  Empedokles (480-430 SM) menyempurnakan pendapat Pythagoras, ia
memperkenalkan tentang tenaga penyekat atau daya tarik-menarik dan data
tolak-menolak. Kedua tenaga ini dapat mempersatukan atau memisahkan
unsur-unsur.


g.  Plato (427-345) yang mempunyai pemikiran yang berbeda dengan orang
sebelumnya, ia mengatakan bahwa keanekaragaman yang tampak ini sebenarnya hanya
suatu duplikat saja dari semua yang kekal dan immatrial. Seperti serangga yang
beranekaragam itu merupakan duplikat yang tidak sempurna, yang benar adalah
idea serangga.


h.  Aristoteles merupakan
ahli pikir, ia membuat intisari dari ajaran orang sebelumnya ia membuang ajaran
yang tidak masuk akal dan memasukkan pendapatnya sendiri. Ia mengajarkan unsur
dasar alam yang disebut Hule. Zat ini tergantung kondisi sehingga dapat
berwujud tanah, air, udara atau api. Terjadi transmutasi disebabkan oleh
kondisi, dingin, lembah, panas dan kering. Dalam kondisi lembab huleakan
berwujud sebagai api, sedang dalam kondisi kering ia berwujud tanah. Ia juga
mengajarkan bahwa tidak ada ruang yang hampa, jika ruang itu tidak terisi suatu
benda maka ruang itu diisi oleh ether. Aristoteles juga mengajarkan tentang
klasifikasi hewan yang ada dimuka bumi ini.


i.  Ptolomeus (127-151) SM, mengatakan bahwa bumi adalah pusat tata surya
(geosentris), berbentuk bulat diam seimbang tanpa tiang penyangga.


j.  Avicenna (ibn-Shina abad 11), merupakan ahli dibidang kedokteran,
selain itu ahli lain dari dunia Islam yaitu Al-Biruni seorang ahli ilmu
pengetahuan asli dan komtemporer. Pada abab 9-11 ilmu pengetahuan dan filasafat
Yunani banyakyang diterjemahkan dan dikembangkan dalam bahasa Arab. Kebudayaan
Arab berkembang menjadi kebudayaan Internasional.


D.   LAHIRNYA ILMU ALAMIAH


Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana
tanggapan itu menjadi suatu pengalaman. Pengalaman yang diperoleh terakumulasi
oleh karena adanya kuriositas manusia. Pengalaman merupakan salah satu
terbentuknya pengetahuan, yakni kumpulan fakta-fakta. Pengalamanakan bertambah
terus seiring berkembangnya manusia dan mewariskan kepada generasi-generasi
berikutnya. Pertambahan pengetahuan didorong oleh pertamauntuk memuaskan diri,
yang bersifat non praktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas dan memahami
hakekat alam dan isinya kedua, dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan
itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi. Dorongan pertama
melahirkan Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science) sedang dorongan kedua menuju Ilmu
Pengetahuan Terapan (Aplied Science)


E.   KRITERIA ILMIAH


Pengetahuan masuk kategori Ilmu Pengetahuan, bila kriteria berikut
dipenuhi yakni : teratur, sistemastis, berobyek, bermetoda dan berlaku secara
universal.
Contoh:
1. logam yang dipanasi memuai, dimana saja tempatnya sama
2. Grafitasi Bumi.


F.   METODE ILMIAH DAN IMPLEMENTASINYA


Segala kebenaran dalam ilmu Alamiah terletak pada metode ilmiah. Sebagai
langkah pemecahan atau prosedur ilmiah dapat sebagai berikut :


1.  Penginderaan, merupakan suatu aktivitas melihat, mendengar, merasakan,
mengecap terhadap suatu objek tertentu.
2.  Masalah dan problema, menemukan masalah dengan kata lain adalah dengan
mengemukakan pertanyaan apa dan bagaimana.
3.  Hipotesis, jawaban sementara terhadap pertanyaan yang kita ajukan.
4.  Eksperimen, dari sini ilmu alamiah dan non ilmu alamiah dapat dipisahkan.
Contoh dalam gejala alam tentang serangga dengan lampu (sinar biru)
5.  Teori, bukti eksperimen merupakan langkah ilmiah berikutnya yaitu teori.
Dengan hasil eksperimen dari beberapa peneliti dan bukti-bukti yang menunjukkan
hasil yang dapat dipercaya dan valid walaupun dengan keterbatasan tertentu.
Maka disusun teori. Dengan teori-teori yang dikemukakan maka dapat
diaplikasikan terhadap kebutuhan manusia seperti pengusiran serangga atau
perangkap nyamuk (terkait dengan teori pencahayaan.


G.   KETERBATASAN ILMU ALAMIAH


Untuk itu perlu dilakukan pengujian sampai dimana berlakunya metode
ilmiah dan dimana metode ilmiah tidak berlaku. Untuk itu kita perlu
memperhatikan :
Pertama, Bidang ilmu Alamiah, yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah metode
ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana di mana metode ilmiah dapat
diterapkan, sebaliknya bidang non ilmiah adalah wahana dimana metode ilmiah tidak
dapat terapkan. Contoh hipotesa tentang keberadaan tuhan merupakan konsep yang
tidak bisa menggunakan metode ilmiah dan apabila menggunakan konsep ini bisa
menyebabkan orang Atheis.


Kedua, tujuan ilmu Alamiah, membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah
hanya dapat mengemukakan bukti kebenaran sementara dengan kata lain untuk
kebenaran sementara adalah "Teori". Karena tidak ada sesuatu yang mutlak tetapi
terus mengalami perubahan (contoh teori tentang bumi ini bulat)
Ketiga. Ilmu alamiah dan nilai, ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai
suatu keputusan . Manusia pemakain ilmu alamiahlah yang menilai apakah hasil
Ilmu Alamiah baik atau sebaliknya. Contoh penemuan mesiu atau bom atom.


H.   FILSAFAT ILMU ALAMIAH


Yang menjadi objek I. A adalah semua materi dalam alam semesta ini. I.A.
meneliti sumber alam yang mengaturnya. Pertanyaan tentang siapa yang mengatur
alam ini merupakan pertanyaan filsafat. Untuk itu ada 3 pandangan tentang
filsafat ilmu alamiah.


Vitalisme, merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan
diluar alam. Kekuatan itu melikiki peranan yang esensial mengatur segala
sesuatu yang terjadi di Alam semesta ini. (misalnya Tuhan). pendapat ini
ditantang oleh beberapa orang lain karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa
segala sesuatunya harus dapat dianalisis secaras eksperimen. Atau harus cocok
dengan metode ilmiah.


Mekanisme, penyebab segala gerakan di alam semesta ini dikarenakan hukum
alam (misalnya fisika atau kimia). Faham ini menganggap bahwa gejala pada
mahluk hidup secara otomatis terjadi hanya berdasar peristiwa fisika -kimia
belaka. Pandangan ini menyamakan gejala pada mahluk hidup dengan gejala benda
tidak hidup sehingga perbedaan hikiki tidak ada. Dengan begitu dapat
menghayutkan manusia ke pandangan materialisme yang selanjutnya kepada
Atheisme.


Agnotisme, untuk menghindari pertentangan vitalisme dan mekanisme maka
aliran ini timbul, dimana aliran ini melepaskan atau tidak memperhatikan sisi
dari sang pencipta. Mereka yang mengkuti aliran ini, hanya mempelajari gejala-gejala
alam saja, aliran ini banyak dianut oleh ilmuwan Barat.
Filsafat Pancasila, paham yang menjembatani dari 2 aliran yang menyatakan bahwa
alam dan hukumnya terjadi karena ciptaan tuhan dan proses selanjutnya menurut
filsafat mekanisme (hukum alam). Hukum alam adalah itu adalah sama dengan hukum
Tuhan.Dapat dilihat dari kehidupan makhluk hidup dari awal sampai akhir.


I.   BAHASA ILMU ALAMIAH


Adalah bahasa kesatuan yang utuh sebagai bentuk bahasa ilmu alamiah
merupakan bahasa universal. Contoh : Air (Indonesia), Water(Inggris) bahasa
ilmiahnya H2O


J.   KETERBATASAN INDERA MANUSIA
Berdasarkan penelitian terhadap indera, manusia mempunyai kisaran (range) batas
yang sangat terbatas
Penglihatan, terutama terhadap cepat atau lambatnya benda bergerak (riak air
atau kecepatan cahaya, atau penglihatan kita sewaktu naik kereta api yang
disampingnya terdapat pohon.
Pendengaran, manusia mempunyai kemampuan pendengaran dengan kisaran
frekuensinya range 30 - 30.000 Hertz,Pengecapan dan pembauan, manusia selain
mempunyai kemampuan tersebut juga mempunyai keterbatasan pembauan dan
pengecapan terhadap benda yang ada dialam.
Indra kulit, manusia mampu membedakan antara panas dan dingin secara kasar,
namun manusia mempunyai keterbatasan sehingga penginderaan sering menimbulkan
salah kesan dan informasi, seperti perpindahan seseorang dari ruang panas ke
dingin dibanding dengan orang yang berada diruangan yang tidak begitu panas.


K.   PENINGKATAN DAYA PENGINDERAAN


Peningkatan daya indra dapat dilakukan sehingga diperoleh hasil yang
tepat dapat dilakukan dengan :


1.  Latihan, contoh pengindraan tentang bau dan bunyi (kualitas minuman
anggur, teh, alat musik)
2.  Peningkatan Kewaspadaan, tingkat kewaspadaan sangat dipengaruhi oleh minat
yang menyebabkan kesimpulan berbeda, dapat dilihat pendapat beberapa orang
tentang satu etalase atau laporan dari kecelakaan dari beberapa orang.
3.  Kalibrasi Instrumen (peneraan adalah membandingkan instrumen dengan standar
yang ada.
4.  Pengecekan, merupakan hal yang baik untuk menghindari kekeliruan.
5.  Eksperimen, penginderaan dalam kondisi yang dikontrol dengan eksperimen kita
mengetahui faktor-faktor apa saja yang sangat mempengaruhi terhadap suatu
perubahan.
6.  Penginderaan yang meliputi analisis dan sentesis, pengamatan terhadap
bagian-bagian atau pengamatan secara keseluruhan.
7.  Instrumen baru, bisa melakukan pengindraan baru. Seperti lie detector,
Teleskop, satelit dll.
8.  Pengukuran, merupakan ketrampilan tersendiri contoh dalam pembuatan mesin
atau arsitektur.


L.   PEMBAGIAN ILMU PENGETAHUAN


Berdasarkan beberapa argumentasi ilmu pengetahuan dibedakan atas :
a.  Ilmu Pengetahuan Sosial, yakni membahas hubungan antar manusia sebagai
makhluk sosial, yang selanjutnya dibagi atas :
1.  Psikologi, yang mepelajari proses mental dan tingkah laku
2.  Pendidikan, proses latihan yang terarah dan sistematis menuju ke suatu tujuan
3.  Antropologi, mempelajari asal usul dan perkembangan jasmani, sosial,
kebudayaan dan tingkah laku sosial
4.  Etnologi, cabang dari studi antropologi yang dilihat dari aspek sistem
sosio-ekonomi dan pewarisan kebudayaan terutama keaslian budaya
5.  Sejarah, pencatatan peristiwa-persitiwa yang telah terjadi pada suatu bangsa.
Negara atau individu
6.  Ekonomi, yang berhubungan dengan produksi, tukar menukar barang produksi,
pengolahan dalam lingkup rumah tangga, negara atau perusahaan.
7.  Sosiologi, studi tentang tingkah laku sosial, terutama tentang asal usul
organisasi, institusi, perkembangan masyarakat.


b.  Ilmu Pengetahuan Alam , yang membahas tentang alam semesta dengan
semua isinya dan selanjutnya terbagi atas:
1.  Fisika, mempelajari benda tak hidup dari aspek wujud dengan perubahan yang
bersifat sementara. Seperti : bunyi cahaya, gelombang magnet, teknik
kelistrikan, teknik nuklir
2.  Kimia, mempelajari benda hidup dan tak hidup dari aspek sususan materi dan
perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar dibagi kimia organik
(protein, lemak) dan kimia anorganik (NaCl), hasil dari ilmu ini dapat
diciptakan seperti plastik, bahan peledak
3.  Biologi, yang mempelajari makhluk hidup dan gejala-gejalanya.
a.  Botani, ilmu yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan
b.  Zoologi ilmu yang mempelajrai tentang hewan
c.  Morfologi ilmu yang mempelajari tentang struktur luar makhluk hidup
d.  Anatomi suatu studi tentang struktur dalam atau bentuk dalam mahkhluk hidup
e.  Fisiologi studi tentang fungsi atau faal/organ bagian tubuh makhluk hidup
fSitologi ilmu yang mempelajari tentang sel secara mendalam
g.  Histologi studi tentang jaringan tubuh atau organ makhluk hidup yang
merupakan serentetan sel sejenis
h.  Palaentologi studi tentang makhluk hidup masa lalu


c.  Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
Studi tentang bumi sebagai salah satu anggota tatasurya, dan ruang angkasa
dengan benda angkasa lainnya.
1.  Geologi, yang membahas tentang struktur bumi. (yang bahasannya meliputi dari
ilmu kimia dan fisika) contoh dari ilmu ini petrologi (batu-batuan), vukanologi
(gempa bumi), mineralogi (bahan-bahan mineral)
2.  Astronomi, membahas benda-benda ruang angkasa dalam alam semesta yang
meliputi bintang, planet, satelit da lain-lainnya. Manfaatnya dapat digunakan
dalam navigasi, kalendar dan waktu.

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/59/ilmu-alamiah-dasar.html