Politeknik TNI-AD
Rubrik : Artikel
TEKNOLOGI PESAWAT TANPA AWAK
2013-11-23 11:36:55 - by : kusnadi

Teknologi canggih pesawat terbang saat ini memungkinkan mengangkut penumpang tanpa dikendalikan manual
oleh pilot di pesawat. Seperti yang terjadi di Lancashire, Inggris,
pesawat terbang tanpa pilot berhasil mengangkut awak hingga perjalanan
sejauh 800 kilometer.

Dilansir Newscientist, Senin
(13/5/2013), pesawat terbang tanpa pilot ini tetap diprogram dan
dipantau secara berkelanjutan oleh seorang pilot yang berada di darat.
Penerbangan Ini dimulai dari Wartnon di Lancashire menuju Inverness di
Skotlandia oleh British Aerospace Jetstream.

Aerospace Jetstream
asal Inggris ini menciptakan tonggak sejarah baru yang juga dilakukan
oleh anggota ASTRAEA. ASTRAEA merupakan konsorsium penelitian dengan
dana 62 juta poundsterling untuk menciptakan teknologi yang memungkinkan
pesawat sipil untuk berbagai wilayah udara mereka dengan pesawat tanpa awak (drone).

Meskipun
pesawat diterbangkan tanpa pilot yang berada di dalam pesawat, namun
serangkaian pengujian dan persiapan sebelum meluncur tetap dilaksanakan.
Pilot di darat tetap menangani kontrol saat pesawat mengudara hingga
bersiap melakukan pendaratan.

Pesawat "tanpa" pilot ini
menggunakan tenaga baling-baling dan memiliki kapasitas 19 orang
penumpang. Pesawat ini tidak hanya autopilot, tetap juga dibekali
teknologi deteksi dan kemampuan menghindar, sehingga pesawat tidak akan
menabrak pesawat lain di udara.

Untuk menguji sistem, objek
palsu telah ditempatkan, di mana pesawat ini mampu menghindar melalui
bantuan komputer. "Karena kami berada di wilayah udara bersama, semua
manuver kami uji menggunakan target sintetis. Setiap perubahan rute
penerbangan disampaikan kepada pilot darat oleh kontrol trafik udara,"
jelas Lambert Dopping-Hepenstal, dari BAE Systems, Direktur Program
ASTRAEA.

Jim Scanlan, salah satu desainer unmanned aerial vehicle
(UAV) pertama di dunia yang menggunakan mesin cetak 3D di University of
Southampton, Inggris mengungkapkan bahwa teknologi pesawat terbang ini
bisa diterapkan lebih luas untuk tahun-tahun mendatang. "Ini baik untuk
melihat kemajuan di Inggris, khususnya dengan Amerika Serikat yang
berharap membuka wilayah udaranya untuk UAV di 2015," pungkas Jim. (fmh)

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/506/teknologi-pesawat-tanpa-awak.html