Politeknik TNI-AD
Rubrik : Sain dan Teknologi
MANAJEMEN SISTEM INFORMASI MILITER
2013-08-30 07:34:48 - by : kusnadi

Manajemen Sistem Informasi Mil




Pendahuluan


 

Perkembangan Teknologi Informasi begitu pesat dan telah merambah
berbagai aspek kehidupan. Urusan perkantoran (administrasi) adalah
bidang yang pertama kali memperoleh dampak dari berkembangnya teknologi
ini. Pada era 80an, mulai terjadi transisi dimana computer yang menjadi
landasan berkembangnya teknologi informasi semakin digunakan luas di
berbagai instansi. Komputer menggeser berbagai macam peralatar
perkantoran konvensional yang telah digunakan di bidang itu selama
berpuluh-puluh tahun lamanya. Bidang komunikasi menempati urutan kedua,
dimana computer dengan berbagai macam jaringannya semakin melakukan
penetrasi ke dalam sehingga mulai menggerser system surat menyurat dan
berbagai kegiatan lainnya menyangkut komunikasi konvensional. Hal
tersebut menjadi sebuah terobosan besar dimana arus informasi semakin
cepat dalam beredar.
 
Web adalah salah satu hasil teknologi informasi yang luar biasa. Ia
adalah penyebar informasi paling massive di dunia saat ini. Ia juga
menjadi sebuah teknologi yang mampu mengakomodasi berbagai macam
kebutuhan akan informasi di seluruh dunia. Sebuah tonggak di dunia maya
yang akan menjadikan setiap orang dapat bertukar pikiran, berbagi
informasi dan data secara bebas tanpa ada sebuah regulasi keras
membatasi. Namun seberapa efektif penggunaan web sebagai sarana
informasi? Itu telah menjadi pokok bahasan selama lebih dari 20 tahun
terakhir.


 


Web Sebagai Media Manajemen Sistem Informasi
Web sebagai sarana penyedia informasi telah kita bahas dalam bab
pendahuluan sebelumnya. Sekarang kita beranjak pada pembahasan bagaimana
web mampu menjadi sarana manajemen system informasi demi berbagai
tujuan.

Web sebagai sarana manajemen system informasi berkaitan erat dengan
kemampuannya menyediakan informasi, baik itu informasi yang digunakan
untuk publik maupun hanya untuk kalangan tertentu (private). Web sebagai
sarana manajemen sistem informasi artinya sebuah web tidak hanya
berlaku sebagai penyedia sebuah informasi, namun juga mampu mengolah
(melakukan edit, tambah atau mengurangi informasi) serta mampu menjadi
sarana untuk melakukan pemeliharaan, manajemen pengembangan sistem tanpa
mengabaikan unsur user interface yang memudahkan pengguna dalam
memanfaatkan sistem sebaik-baiknya.

Pemanfaatan web sebagai sarana manajemen sistem informasi telah dikenal
luas dan bahkan menjadi mata kuliah pengajaran pokok di berbagai
universitas di Indonesia. Berbagai aplikasi juga telah dibuat
berdasarkan konsep ini. Bahkan beberapa CMS (Content Manajemen System)
telah banyak tersebar dan mudah digunakan dalam membuat sebuah web yang
mampu menyediakan sebuah informasi di satu sisi, namun mudah pula dalam
memanajemen berbagai informasi yang telah ada di dalamnya.

Namun belum banyak Sistem Manajemen Informasi yang mencakup sebuah
kebutuhan tertentu, terutama di Indonesia. Kita boleh berbangga bahwa
banyak dari kita mampu mengolah data dan menampilkannya sedemikian rupa
dengan mudah dari template-template manajemen sistem informasi yang
telah ada di pasaran. Namun sedikit dari kita yang benar-benar mampu
untuk membangun sebuah sistem manajemen informasi yang single purpose
guna memenuhi sebuah kebutuhan akan pengembangan sistem pada kalangan
tertentu. Terbukti dengan masih sedikitnya aplikasi berbasis web yang
mengandung unsur manajemen sistem informasi yang dibuat di dalam negeri.
Bahkan untuk berbagai hal vital seperti kesehatan, pendidikan dan
militer yang relative telah banyak dikembangkan di berbagai negara untuk
memenuhi kebutuhan mereka dalam membantu membuat sebuah keputusan
tentang unsur-unsur itu.


Manajemen Sistem Informasi Untuk Militer
Militer adalah sebuah organisasi kompleks yang tersusun secara hirarkis
pasti. Secara umum ia tidak hanya menyangkut sekumpulan orang yang
terlatih secara khusus untuk melakukan usaha pertahanan dan keamanan
kenegaraan, namun di dalamnya juga terdapat struktur organisasi
kepangkatan, manajemen logistik, informasi terhadap penugasan, informasi
geografis kenegaraan dan berbagai informasi pelik lainnya. Di era
semacam ini, tidak banyak dari unsur dari militer yang telah
terintegrasi secara khusus dalam sistem manajemen informasi yang mampu
mengakomodir seluruh kebutuhan dari militer itu sendiri. Melain adanya
sebuah sistem yang terpisah-pisah dalam menjalankan berbagai fungsi
berbeda.

Sebuah sistem manajemen sistem informasi untuk militer dirasa perlu.
Sistem itu setidaknya mampu mengampu 3 elemen utama dari sistem
pertahanan negara yang dikelola oleh militer. Tiga elemen tersebut
antara lain :




  • Infromasi, informasi ini terkait
    seluruh informasi yang diperlukan militer guna menunjang seluruh
    kegiatannya. Terdapat sekurang-kurangnya 3 buah informasi yang
    diperlukan guna menunjang segala aktifitas dan keperluan militer. Ketiga
    elemen informasi tersebut antara lain:






    • Informasi Geografis, memberikan informasi geografis berbasis peta
      tujuan dari informasi geografis ini adalah mengetahui secara pasti
      dimana letak lokasi sebuah kesatuan atau sebuah informasi penting
      lainnya berdasarkan lokasi.






  •  

    • Informasi Tugas, memberikan informasi tugas sebuah satuan tugas
      tertentu guna meningkatkan efektivitas satuan tugas dalam melaksanakan
      tugasnya.






  •  

    • Informasi Personil, memberikan informasi masing-masing personil
      militer. Beberapa informasi yang ada di sini antara lain: daftar riwayat
      hidup, kepangkatan, prestasi, penugasan individu, jaringan komunikasi
      dan lain sebagainya






  • Aset, memberikan informasi berbagai
    aset yang dimiliki oleh militer guna menjalankan kinerjanya. Minimal
    terdapat 2 buah jenis informasi aset yang diperlukan antara lain:




  •  

    • Munition, memberikan informasi mengenai logistik amunisi yang  ada.
      Logistik termasuk ke dalam amunisi, persenjataan dan segala hal yang
      berhubungan dengan penunjang kegiatan militer di lapangan.






  •  

    • Aset, memberikan berbagai informasi mengenai asset fisik yang ada. Aset di sini termasuk aset-aset pentu






  • Komunikasi, memberikan akses kepada
    seluruh jalur informasi yang memungkinkan antara pengambil keputusan
    operasi militer dengan anggota yang berada di lapangan. Beberapa elemen
    yang mungkin terdapat pada komunikasi antara lain:




  •  

    • Pengelolaan Email, memberikan pengelolaan informasi berdasar kepada
      email. Di sini terdapat sebuah email gateway khusus yang digunakan untuk
      melakukan manajemen terhadap seluruh komunikasi email. Komunikasi
      berbasis email terutama digunakan untuk memberikan informasi penting
      dari sebuah penugasan tertentu.






  •  

    • Pengelolaan sms gateway, memberikan pengelolaan informasi
      berdasarkan kepada sms gateway. Sms gateway merupakan sebuah sarana
      informasi sederhana, namun sifat kerahasiannya kurang. Sehingga sms
      gateway hanya cocok untuk memberikan sebuah pesan perintah ringkas
      terhadap suatu kelompok kesatuan.






  •  

    • Pengelolaan Komunikasi Lain, memberikan pengelolaan terhadap metode komunikasi lain





Dari berbagai macam manajemen informasi yang dituliskan diatas masih
memungkinkan ditambah berbagai macam manajemen informasi lain. Hal
tersebut digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan yang semakin berkembang
atau kebutuhan lain yang belum didefinisikan. Namun secara garis besar,
beberapa elemen yang telah dituliskan diatas secara umum telah mampu
memenuhi aspek dasar dalam menyediakan sistem manajemen informasi untuk
kebutuhan militer.


Teknologi Yang Digunakan
Teknologi yang digunakan secara garis besar adalah aplikasi berbasis
web. Secara detail berikut beberapa aspek yang memungkinkan untuk
membangun aplikasi ini :




  • Aplikasi Basis Web, Aplikasi berbasis web mudah untuk diimplikasikan dan di




  • Teknologi Bahasa Pemrograman : PHP, JAVASCRIPT; Digunakan karena
    bahasa ini mudah untuk digunakan serta mempunyai banyak referensi untuk
    digunakan sehingga mempermudah untuk penggembangan aplikasi lebih lanjut
    ke depan.




  • Teknologi Desain Yang Digunakan : Flash, CSS, HTML; Teknologi yang
    umum untuk digunakan dalam memperindah tampilan aplikasi berbasis web




  • Teknologi Penunjang Informasi Geografis : Google Map API; Teknolgi
    Google Map API sangat baik digunakan untuk membangun sebuah aplikasi
    yang membutuhkan sistem informasi geografis yang relevan. Apalagi pada
    tahap




  • Teknologi SMS dan Email Gateway : teknologi ini bisa secara bebas
    dikembangkan oleh developers atau menggunakan beberapa cms penyedia
    layanan yang telah ada. Pada tahap pembangunan aplikasi di bagian
    prototipe ini boleh digunakan, namun pada tahap pengembangan aplikasi
    secara profesional diharapkan tidak digunakan hal ini, menyangkut



 


Kesimpulan
Pengembangan aplikasi sistem manajemen informasi menpunyai cakupan yang
luas dan belum diintensifkan. Salah satu bagian yang belum diintensifkan
adalah pada aspek militer. Aspek ini sebenarnya sangat membutuhkan
adanya sebuah sistem manajemen informasi independen yang mampu untuk
mengakomodasi seluruh kebutuhannya secara independen. Pengembangan
aplikasi di bidang ini diharapkan mampu menarik minat bagi para
pengembang dan kalangan akademisi.

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/489/manajemen-sistem-informasi-militer.html