Politeknik TNI-AD
Rubrik : Sain dan Teknologi
MENGENAL JENIS-JENIS PELURU KENDALI
2012-10-22 14:11:52 - by : kusnadi

PELURU KENDALI


 


images2


Peluru
kendali (disingkat: rudal), peluru berpandu atau misil adalah senjata
roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki sistem pengendali
otomatis untuk mencari target atau menyesuaikan arah. Dalam penggunaan
sehari-hari, istilah "misil" merujuk kepada roket dengan sistem kendali,
sedangkan "roket" digunakan untuk roket tanpa sistem kendali. Perbedaan
utama di antara dianggap sangat sedikit selain perbedaan sistem
kendali.


Peluru kendali pertama digunakan dalam sebuah operasi adalah peluru
kendali Jerman dalam Perang Dunia II. Yang paling terkenal adalah V-1
dan V-2, keduanya menggunakan sistem autopilot sederhana untuk menjaga
arah terbang peluru agar tetap pada yang rute telah ditentukan
sebelumnya.


 


Jenis peluru kendali


Peluru kendali balistik


Peluru kendali balistik adalah peluru kendali yang memakai lintasan
trayektori yang ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya.
Peluru kendali ini hanya dikendalikan dalam masa peluncuran saja. Peluru
kendali balistik yang pertama adalah roket V-2 yang dikembangkan oleh
Nazi Jerman pada 1930-an dan 1940-an atas instruksi dari Walter
Dornberger. Peluru kendali balistik dapat diluncurkan dari lokasi tetap
seperti silo misil, kendaraan peluncur, pesawat, kapal atau kapal selam.
Tahap peluncuran dapat berlangsung dari puluhan detik sampai beberapa
menit dan dapat terdiri sampai dengan tiga tingkat roket. Trayektori
rudal balistik terdiri dari tiga tahap yaitu tahap peluncuran, tahap
terbang bebas dan fase memasuki kembali atmosfir Bumi.


Exocet-mil


LGM-30 Minuteman, rudal balistik berhulu ledak nuklir AS.


LGM-30 Minuteman, rudal balistik berhulu ledak nuklir AS.


 


Peluru kendali jelajah


Peluru kendali jelajah adalah peluru kendali yang memakai sayap dan
menggunakan jet sebagai tenaga penggerak. Peluru kendali jelajah intinya
adalah bom terbang. Peluru kendali jelajah dirancang untuk membawa hulu
ledak konvensional dalam jumlah besar atau nuklir dan dapat menjangkau
ratusan mil dengan tingkat akurasi tinggi. Peluru kendali jelajah modern
dapat terbang mencapai kecepatan supersonik atau di atas subsonik,
menggunakan sistem kendali otomatis dan terbang pada ketinggian rendah
untuk menghindari radar.


Rudal jelajah pertama yang dikembangkan adalah Kettering Bug yang
dikembangkan oleh Amerika Serikat pada 1917 untuk digunakan dalam Perang
Dunia I. Rudal ini terbang lurus untuk waktu yang telah ditentukan
sebelumnya kemudian sayapnya akan dilepaskan untuk kemudian badan rudal
yang mengandung hulu ledak jatuh menghujam tanah. Rudal ini tidak pernah
digunakan dalam perang karena Perang Dunia I selesai sebelum rudal ini
dapat digunakan. Rudal jenis ini yang terkenal antara lain adalah
BGM-109 Tomahawk AS yang dapat mencapai jangkauan 1.100 km.


Peluru kendali anti-kapal


RGM 84 Harpoon


 


RGM
84 HarpoonPeluru kendali anti-kapal adalah rudal yang fungsi utamanya
adalah untuk menghancurkan kapal permukaan. Kebanyakan rudal anti-kapal
menggunakan sistem pemandu inersial dan pelacak radar aktif. Rudal
anti-kapal adalah salah satu dari sekian rudal jarak pendek yang
digunakan dalam Perang Dunia II. Jerman menggunakannya untuk
menenggalamkan banyak kapal sekutu sebelum pihak sekutu menemukan cara
untuk mengatasinya (prinsipnya dengan radio jamming). Rudal anti-kapal
dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, pesawat, helikopter dan
kendaraan darat. Rudal anti-kapal yang terkenal dalam sejarah adalah
rudal Jerman, Fritz X dan Henschel Hs 293.


 


Peluru kendali darat ke udara


Peluru kendali darat ke udara adalah peluru kendali yang diluncurkan
dari darat untuk menghancurkan pesawat. Istilah terkenal untuk rudal
jenis ini adalah SAM yang merupakan singkatan dari rudal darat ke udara
dalam bahasa Inggris yaitu suface-to-air missile. Rudal darat ke udara
dapat diluncurkan dari lokasi tetap atau kendaraan peluncur. SAM
terkecil yang dikembangkan oleh Uni Soviet dapat dibawa dan diluncurkan
oleh seorang tentara. SAM juga dapat diluncurkan dari kapal, contoh dari
jenis ini adalah Aegis.


 


Peluru kendali udara ke udara


Peluru kendali udara ke udara adalah rudal yang dipasang di pesawat
terbang dengan target menghancurkan pesawat musuh. Rudal udara ke udara
yang terkenal antara lain adalah AIM-9 Sidewinder buatan Amerika
Serikat. Rudal jenis ini dapat mendeteksi target dengan menggunakan
pelacak radar, inframerah atau laser. Rudal udara ke udara umumnya
berbentuk panjang, silinder tipis untuk mengurangi efek gesekan pada
kecepatan tinggi. Rudal ini umumnya digerakkan oleh satu atau lebih
roket berbahan bakar padat atau cair. MBDA Meteor buatan Britania Raya
menggunakan ramjet dan dapat mencapai kecepatan Mach 4.


Peluru kendali anti-tank


Peluru kendali anti-tank adalah rudal yang fungsi utamanya untuk
menghancurkan tank atau kendaraan lapis baja lainnya. Rudal anti-tank
generasi pertama seperti AG-3 Sagger dikendalikan dengan menggunakan
joystick. Rudal anti-tank generasi kedua seperti BGM-71 TOW dan AGM-114
Hellfire menggunakan radio, penanda laser atau kamera di ujung rudal.
Rudal anti-tank generasi ketiga seperti FGM-148 Javelin buatan AS dan
Nag buatan India adalah dari jenis "tembak dan lupakan". Nag menggunakan
pelacak inframerah serta gelombang milimeter.


 


Peluru kendali anti-balistik


 MIM-104 Patriot


MIM-104 PatriotPeluru kendali anti-balistik adalah peluru kendali
dengan fungsi utama untuk menyergap dan menghancurkan peluru kendali
balistik lawan. Rudal anti-balistik jarak pendek antara lain Arrow
buatan Israel dan MIM-104 Patriot buatan AS. Sedangkan rudal
anti-balistik yang dirancang untuk melawan ICBM sebelumnya hanya ada dua
yaitu Safeguard AS yang menggunakan LIM-49A Spartan dan Sprint serta
A-35 Rusia. A-35 kemudian dikembangkan menjadi A-135 yang menggunakan
Gorgon dan Gazelle. Amerika Serikat kemudian mengembangkan Ground-Based
Midcourse Defense.


 


Peluru kendali anti-satelit


Peluru kendali anti-satelit adalah rudal yang memiliki fungsi untuk
menghancurkan satelit buatan musuh. Rudal jenis ini antara lain adalah
Anti-satellite weapons (ASAT) yang diluncurkan dari pesawat. Rudal jenis
ini relatif masih dalam tahap pengembangan.


 


Torpedo


Torpedo adalah proyektil berpenggerak sendiri yang diluncurkan dari
atas permukaan atau di bawah permukaan air yang kemudian meluncur di
bawah permukaan air, dirancang untuk meledak pada kontak atau jarak
tertentu dengan target. Torpedo dapat diluncurkan dari kapal, kapal
selam, helikopter, pesawat dan ranjau laut. Beberapa contoh torpedo
modern antara lain MK 48 AS yang diluncurkan dari tabung torpedo kapal
selam dan menggunakan sonar pasif atau aktif, serta VA-111 Shkval buatan
Rusia yang menggunakan efek superkavitasi dapat mencapai kecepatan 200
knot atau 370 km/jam.

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/407/mengenal-jenis-jenis-peluru-kendali.html