Politeknik TNI-AD
Rubrik : Hasil Karya Siswa
ANALISA KEMAMPUAN DAYA TEMBUS MUNISI
2011-08-25 11:15:18 - by : sanjaya


ANALISA KEMAMPUAN DAYA TEMBUS MUNISI


KALIBER 5,56 x 45 mm
(MU5-TJ) DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA GALIL ARM DAN SENJATA SS2-V1


 


Oleh,



     Didik
Hariyanto


Sersan
Satu NRP 21010145341280 Balistik ≠ 13


 



1.       Umum.  


a.      Senjata
Galil ARM kaliber 5,56 mm adalah senjata produksi negara Israel, dimana senjata
ini adalah senapan serbu yang merupakan senjata pegangan perorangan. Saat ini
Satuan tempur memerlukan senjata yang dapat mendukung saat beroperasi dimedan
tempur dikhususkan pada pasukan terdepan yang selalu menyesuaikan untuk tembak
dengan tepat pada sasaran khususnya pasukan-pasukan yang memakai rompi anti
peluru.


b.         Senjata
Galil ARM banyak digunakan oleh pasukan elit TNI AD seperti Kostrad dan
khususnya Tontaipur, tetapi didalam mendukung tugas pokok operasi dan latihan
masih mengalami kekurangan khususnya dalam hal persediaan munisi asli senjata
Galil ARM tersebut. Akan tetapi kekurangan dalam hal munisi masih dapat diatasi
dengan menggunakan munisi kaliber 5,56 x 45 mm (MU5-TJ) buatan PT. Pindad.
Untuk itu penulis akan menganalisa sejauh mana kemampuan munisi tersebut
dikaitkan dengan penembusan menggunakan senjata Galil ARM kemudian sebagai
pembanding dari kemampuan daya tembus tersebut penulis menggunakan senjata
SS2-V1 buatan PT. Pindad.


c.         Dari
permasalahan diatas maka penulis mencoba untuk menganalisa kemampuan daya
tembus munisi kaliber                 5,56
x 45 mm (MU5-TJ) terhadap plat baja (SAE 1010) dengan ketebalan 10 mm pada
jarak maksimumnya menggunakan senjata Galil ARM buatan Israel dan senjata
SS2-V1 buatan PT. Pindad.


 


2.         Maksud dan Tujuan.     


a.         Maksud.         Dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis
bermaksud untuk menganalisa penembusan munisi kaliber         5,56 x 45 mm (MU5-TJ) dengan
menggunakan senjata Galil ARM buatan Israel dan 
senjata SS2-V1 buatan PT. Pindad terhadap plat baja SAE (1010) dengan
ketebalan 10 mm pada jarak maksimumnya 440 m, dimana untuk spesifikasi munisi
kaliber    5,56 x 45 mm (MU5-TJ) pada
jarak 570 m harus mampu menembus plat baja SAE 1010/1020 dengan ketebalan 3,5
mm.


b.       Tujuan
.     Tujuan dari penulisan Tugas
Akhir ini yaitu agar dapat diketahui perbedaan jarak maksimum untuk  kemampuan penembusan dari kedua senjata
tersebut dengan menggunakan munisi kaliber 5,56 x 45 mm (MU5-TJ).


 


3.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.


a.         Ruang
Lingkup.         Untuk membatasi
permasalahan pada penulisan tugas akhir ini, maka pembahasan masalah dibatasi
tentang:   


               1)        Balistik
dalam


                          a)         Menghitung
rasio tekanan gas dalam laras.


                          b)         Menghitung
jarak, waktu, kecepatan pada tekanan gas maksimum.


                          c)         Menghitung energi dalam laras yang
meliputi :


                                     (1)       Menghitung energi isian dorong.


                                     (2)       Menghitung energi gerak maju.


                                     (3)       Menghitung energi rotasi.


                                     (4)       Menghitung energi recoil.


                                     (5)       Menghitung energi mulut laras.


               2)         Balistik
luar.


                           a)         Menghitung kecepatan awal (V0).


                           b)         Menghitung
kecepatan pelor disetiap perubahan jarak (Vx).


                           c)         Menghitung energi kinetik (Ekx).


              3)         Balistik
akhir.


                          a)         Menghitung
kedalaman penembusan pada plat baja dengan ketebalan 10 mm.


 


b.         Tata
Urut.       Tata urut dalam penyusunan
Tugas Akhir ini meliputi :


            BAB I              :           PENDAHULUAN


            BAB II             :           TINJAUAN
PUSTAKA


            BAB III           :           METODE PENELITIAN


            BAB IV            :           HASIL DAN
PEMBAHASAN


            BAB V             :           KESIMPULAN
DAN SARAN


            BAB VI           :           PENUTUP


 


4.         Pendekatan dan Metode Penulisan.    


a.      Untuk
menyelesaikan Tugas Akhir ini penulis melaksanakan pendekatan melalui beberapa
cara sebagai berikut :         


1)       Metode
Study Literatur yaitu metode pembahasan yang berdasarkan buku atau sumber
referensi yang ada.


2)         Metode
Induktif yaitu metode penulisan dengan berdasarkan data-data yang sudah ada.


3)         Metode Interview yaitu dengan melakukan
diskusi dengan dosen pembimbing dan orang-orang yang menguasai khususnya
tentang senjata dan balistik.


b.         Metode penulisan.    Untuk membantu mempermudah dalam penulisan
Tugas Akhir di dasarkan data eksperimental dibandingkan dengan teori yang
relevan dan dibuat kesimpulan (Deduktif).


5.         Pengertian-pengertian.


a.     Munisi   adalah suatu benda dengan bentuk dan sifat
tertentu yang dapat diisi dengan bahan pendorong (Propellant), bahan peledak dan bahan kimia yang dapat ditembakan
dengan atau tanpa senjata atau dengan cara lain dengan maksud  ditujukan ke suatu sasaran untuk merusak,
membinasakan, melumpuhkan atau untuk maksud tujuan lain.


b.         Galil ARM kaliber 5,56 mm adalah senapan laras panjang buatan Israel dengan kaliber 5,56 mm.


c.        SS2-V1 kaliber 5,56 mm adalah senapan
laras panjang buatan PT. Pindad dengan kaliber 5,56 mm.


d.      MU5-TJ    adalah
suatu istilah atau kode pada suatu munisi kaliber 5,56 x 45 mm dengan bentuk
pelornya jenis tajam buatan PT. Pindad.

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/231/analisa-kemampuan-daya-tembus-munisi.html