Politeknik TNI-AD
Rubrik : Kesehatan
Manfaat Pepaya Bagi Kesehatan Manusia
2010-11-14 02:35:55 - by : admin

 


Tanaman pepaya
dikenal sebagai tanaman multiguna, karena hampir seluruh bagian tanaman mulai
dari akar hingga daun bermanfaat bagi manusia maupun hewan. Tanaman pepaya dapat
dimanfaatkan sebagai makanan, minuman, obat, kecantikan maupun sebagai pakan
ternak. Berikut adalah dosis pemakaian dan penggunaan pepaya sebagai obat.


Untuk pemakaian
luar, caranya pepaya direbus lalu airnya digunakan untuk mencuci bagian yang
sakit, atau getah dioleskan pada bagian yang sakit. Sedangkan untuk pemakaian
dalam, gunakan 30-60 gram bahan segar yang direbus atau dihaluskan menjadi jus.


Gunakan untuk
kapalan, tumit pecah-pecah, luka, panu, digigit serangga. Caranya, buah pepaya
muda dipotong ujungnya lalu ambil getahnya dengan menggunakan kapas, lalu
oleskan pada bagian kulit yang sakit. Buah pepaya mengkal diblender atau
dihaluskan, lalu airnya dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin.


Mengatasi ubanan
sebelum waktunya. Caranya, gunakan 30 gram biji pepaya yang telah matang
disangrai kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan 1 sendok makan
minyak kelapa, aduk rata lalu dioleskan pada rambut hingga merata. Biarkan
selama 1-2 jam setelah itu bersihkan. Lakukan 1 kali seminggu.


Untuk melancarkan
ASI. Gunakan 30 gram daun pepaya diremas-remas, lalu diletakan di atas api
hingga daun menjadi layu, dan tempelkan daun pepaya selagi hangat di sekeliling
payudara, kecuali bagian putingnya.


Pada penderita
luka bakar, gunakan getah pepaya muda dioleskan pada luka bakar, atau pepaya
muda dihaluskan kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit (dikompres).


Untuk mengobati
jerawat, gunakan 30 gram daun pepaya yang sudah tua dijemur sebentar kemudian
dihaluskan tambahkan 30 cc air, kemudian gunakan sebagai masker pada bulit yang
berjerawat. Getah pohon pepaya muda dioleskan pada kulit yang berjerawat.
Lakukan seacra rutin hingga jerawat kering. Hindari terkena mata.


Pada pasien
rematik, gunakan 30 gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram
sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng china, 30 gram daun sirih segar, 5 buah
cabai rawit, semuanya dihaluskan lalu direndam dalam alkohol 75 persen selama 7
hari, kemudian diperas dan disaring. Airnya digunakan untuk menggosok dan
mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Atau gunakan 1/2 sendok teh
getah pepaya gantung, 1/2 sendok teh getah batang sesuru, minyak kayu putih
secukupnya diaduk rata lalu digunakan untuk menggosok bagian yang sakit.


Bila menderita
susah buang air besar, gunakan 300 gram pepaya masak yang telah dikupas kulitnya
kemudian direncam dengan air garam secukupnya lalu dimakan. Lakukan dua kali
sehari. Konsumsikan pepaya matang secara teratur.


Mengobati radang
ginjal, dapat menggunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, direbus dengan 800 cc
hingga tersisa 450 cc, saring tambahkan madu secukupnya dan diminum 3 kali
sehari masing-masing 150 cc. Atau gunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, 30
sendok, 15 gram tanaman kumis kucing segar, 30 akar alang-alang direbus dengan
800 cc air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring dan diminum. Lakukan 2 kali
sehari masing-masing 200 cc.


Bila menderita
sakit perut saat haid, gunakan 30 gram daun pepaya, 30 gram kencur, 15 gram buah
asam, garam secukupnya ditumbuk hingga halus tambahkan air masak secukupnya lalu
diperas hingga tertampung 200 cc, dan diminum pada saat haid.


Untuk haid yang
berlebihan, gunakan 200 gram pepaya muda, 100 gram rimpang teratai direbus
dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum dan bahan lainnya
dimakan.


Sedangkan untuk
mengobati panas dalam pada anak-anak, gunakan 200 gram buah pepaya matang, 300
gram labu parang/labu kuning, gula batu secukupnya, diblender dengan air
secukupnya dan diminum.


Mengatasi
influenza, gunakan 20 gram biji pepaya, 10 gram jahe, 15 gram lempuyang wangi, 2
siung bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 300 cc, tambahkan 2
sendok makan air jeruk nipis, madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari, setiap
kali minum 100 cc.


Untuk pasien
rematik, gunakan 60 gram daun pepaya, 15 gram jahe merah direbus dengan 400 cc
air hingga 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat. Atau gunakan 30 gram
buah pepaya setengah matang, 15 gram jahe merah direbus dengan 600 cc air hingga
tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum 2 kali sehari masing-masing 150
cc.


Mengobati
penderita anemia, gunakan 30 gram daun pepaya, 20 gram daun blustru, 20 gram
daun selasih, 10 gram lempuyang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc
lalu disaring, dan diminum airnya 2 kali sehari masing-masing 200 cc.


Menderita masuk
angin, gunakan 60 gram daun pepaya, 20 gram daun sembung, 10 gram jahe, 3 batang
sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh jintan, 30 gram gula aren/gula merah
direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, lalu disaring dan diminum
airnya 3 kali sehari masing-masing 150 cc.


Untuk meningkatkan
nafsu makan, gunakan 100 gram daun pepaya muda segar dihaluskan, tambahkan 200
cc air masak lalu disaring dan tambahkan madu secukupnya lalu diminum, lakukan
2-3 kali sehari.


 


10 Manfaat Buah Pepaya


Nama latinnya Carica papaya.
Masyarakat Australia menyebutnya Paw paw. Dan orang Indonesia mengenalnya dengan
nama pepaya. Buah ini tersohor sebagai tanaman obat di berbagai belahan dunia.
Khasiatnya bisa dipetik dari hampir seluruh bagian tanaman, namun buahnyalah
yang paling sering digunakan karena mudah didapat dan lezat.


Bagi Anda yang suka menyantap
buah pepaya, ada baiknya mengetahui keistimewaan buah yang satu ini agar
keyakinan Anda untuk mengonsumsinya kian bertambah. Seandainya Anda jarang
memakan pepaya. Maka untuk Andalah artikel ini dibuat agar Anda tergerak untuk
mencicipi dan menyukainya. Nah, inilah 10 hal penting tentang pepaya yang bisa
membuat Anda 'jatuh cinta' padanya.


Satu
Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin dan mineral. Malah
kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C-nya lebih
tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.


Dua
Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki
kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Mencerna protein merupakan
problem utama yang umumnya dihadapi banyak orang dalam pola makan sehari-hari.
Tubuh mempunyai keterbatasan dalam mencerba protein yang disebabkan kurangnya
pengeluaran asam hidroklorat di lambung.


Tiga
Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per
kilogram berat buah. Tapi julah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna
dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna
zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. Daya cerna terhadap
protein ini mengingatkan kita untuk lebih cermat memilih makanan, Bahwa makanan
yang mengandung protein tinggi belum tenti bisa bermanfaat bagi tubuh. Yang
penting adalah mudah atau tidaknya protein itu diserap tubuh.


Empat
Papain bisa memecah protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah
satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi tubuh
dan biasa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi. Namun bila enzim
papain terlibat dalam proses pencerbaan protein, secara alami sebagian protein
dapat diubah menjadi arginin. Proses pembentukan arginin dengan papain ini turut
mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan
human growth hormone (HSG), sebab arginin merupakan salah satu sarat wajib dalam
pembentukan HGH. Nah, HGH inilah yang membantu meningkatkan kesehatan otot dan
mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Informasi penting lain, uji laboratorium
menunjukkan arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.


Lima
Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk
berbagai senyawa asam amino yang bersifat autointoxicating atau otomatis
menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan
yang tidak sempurna. Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi,
epilepsi dan kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses
pencernaan makanan yang tidak sempurna. Papain tidak selalu dapat mencegahnya,
namun setidaknya dapat meminimalkan efek negatif yang muncul. Yang jelas papain
dapat membantu mewujudkan proses pencenaan makanan yang lebih baik.


Enam
Papain berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu mengeluarkan racun
tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan.


Tujuh
Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak. Enzim papain
mampu memecah serat-serat daging, sehingga daging lebih mudah dicerna. Tidak
heran bila pepaya sering dijadikan bahan pengempuk daging, terutama untuk
pembuatan sate atau masakan semur.


Delapan
Pepaya memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan bakteri
yang merugikan di dalam usus. Pepaya membantu menormalkan pH usus sehingga
keadaan flora usus pun menjadi normal.


Sembilan
Papain terbentuk di seluruh bagian buah, baik kulit, daging buah, maupun bijinya.
Jadi sebaiknya pepaya dimanfaatkan secara seutuhnya. Malah, bagi mereka yang
mengalami masalah pencernaan, disarankan untuk mengonsumsi buah pepaya beserta
bijinya.


Sepuluh
Buah yang masih mengkal atau separuh matang memiliki kandungan nutrisi yang
lebih tinggi dari buah matang. Namun wanita yang ingin memiliki anak atau sedang
hamil dilarang mengonsumsinya, karena buah mentah dan mengkal mempunyai efek
menggugurkan kandungan. Karena efek yang satu ini, di berbagai negara, seperti
Papua Nugini dan Peru, pepaya digunakan sebagai alat kontrasepsi. Saran untuk
wanita hamil, bila ingin mendapatkan khasiat pepaya, makanlah buah yang sudah
matang saja.
Sumber: human health

Politeknik TNI-AD : http://lemjiantek.mil.id
Versi Online : http://lemjiantek.mil.id/article/13/manfaat-pepaya-bagi-kesehatan-manusia.html