UPACARA MEMPERINGATI HARI LAHIR PANCASILA

Rabu, 1 Juni 2016 07:36:57 - Created by : Website Team, Published by : Msuhari
UPACARA MEMPERINGATI HARI LAHIR PANCASILA

 

UPACARA MEMPERINGATI HARI LAHIR PANCASILA

 

KOTA BATU,             Pada hari Rabu tanggal 1-Juni-2016   Bertempat di lapangan Sepak Bola Lemjiantek dilaksanakan upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila  dan bertindak sebagai Irup Waka Lemjiantek Kodiklat TNI AD Letkol Arh Slamet Supryono,S.I.P yang diikuti oleh Organik Militer dan Pns Kesatrian Pusdik Arhanud.

Sebagai Perwira Upacara Lettu Arm Rifai,S.Pd,Komandan Upacara Kpt Cpl Waluyo,ST.

Pembaca pembukaan UUD 45 Lettu Arh M.Ali,ST, Pembawa Acara Serka (K) Ana puji Irianie,Spd.

 

Laporan Komandan Upacara

 

Pembacaan Pembukaan UUD 1945

 

Irup membacakan Amanat

 

Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Waka Lemjiantek Kodiklat TNI AD menyatakan bahwa memperingati hari kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni 2016 sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu pendiri bangsa dan sekaligus meneguhkan hati kita terhadap eksistensi Pancasila.

Dikatakan pula bahwa Pancasila yang kita pahami saat ini sebelum lahir telah melalui proses rumusan dari kurun waktu 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945 yang digagas Ir. Soekarno di depan sidang panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia menjadi titik awal Pancasila diakui sebagai dasar dan ideologi negara.

Panglima TNI menekankan kepada seluruh personel baik militer maupun PNS bahwa Pancasila bukan untuk dipelajari dan dihafalkan, tetapi Pancasila harus diamalkan dan diterapkan agar dalam sikap, tutur kata, dan perbuatan sehari-hari tercermin nilai-nilai Pancasila. Pendek kata setiap "perbuatan yang baik dan benar" itu adalah cerminan warga negara Indonesia Pancasilais.

"Sebagai prajurit Sapta Marga dan PNS wajib hukumnya untuk memelopori memberi contoh dan teladan "berbuat yang terbaik dengan cara yang baik dan benar" baik dalam kedinasan maupun dalam lingkungan kemasyarakatan", kata Waka Lemjiantek.

Terkait dengan perkembangan situasi yang menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan masyarakat dalam implementasinya tugas-tugas TNI, Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan, diantaranya :

Pertama, apapun yang dilakukan TNI senantiasa dalam rangka pemberdayaan institusi fungsional dan untuk rakyat.

Kedua, TNI merupakan bagian dari sistem nasional.

Ketiga, apapun yang dilakukan TNI senantiasa dilakukan bersama komponen bangsa lainnya.

Keempat, segenap peran dan tugas TNI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dilakukan atas kesepakatan bangsa dan pengaturan secara konstitusional.

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Berita Terkini" Lainnya