Cara mengatasi Asam Urat dan Rematik

Senin, 6 Juli 2015 09:20:33 - Created by : Website Team, Published by : Msuhari
  Cara mengatasi Asam Urat dan Rematik

Asam Urat dan Rematik

Puasanya Seseorang dengan Kadar Asam Urat Berlebih

Sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin, yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh.

Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau hewan (daging, jeroan, ikan sarden). Jadi, asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh yang kadarnya tidak boleh berlebih.

Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda.

Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5-7 mg/dl dan pada perempuan 2,6-6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.

Seseorang dengan kadar asam urat tinggi dan terus meningkat bisa meunculkan gejala penyakit arthritis gout. Gejala khas dari serangan arthritis gout adalah serangan akut yang biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak dan mencapai puncaknya kurang dari 24 jam.

Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki.

Penderita asam urat tetap boleh berpuasa dengan memperhatikan beberapa rambu-rambu, yaitu senantiasa memantau kadar asam uratnya.

Jika kadar asam uratnya sangat tinggi atau gejala yang muncul sangat parah, maka sebaiknya menunda dulu sampai penyakitnya membaik baru kemudian boleh berpuasa.

Satu hal terpenting jika ingin berpuasa adalah harus cukup cairan yaitu mengonsumsi sekitar 1,5-2 L air dengan rincian 2 gelas saat buka puasa, 3-4 gelas setelah sholat tarawih hingga sebelum tidur, 1 gelas saat bangun tidur sebelum sahur , dan 1-2 gelas saat sahur.

Ketika sahur dan berbuka hendaknya menghindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi seperti jeroan (hati, ginjal, jantung, paru), udang, remis, kerang, sardin, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan kaleng.

Semoga bermanfaat.

Sumber : kesehatanmuslim.com via www.asamuratrematik.com

 

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Kesehatan" Lainnya