RANCANG BANGUN SISTEM BLOWER

Rabu, 24 Agustus 2011 13:06:02 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya

RANCANG BANGUN SISTEM BLOWER PADA

 WIND TUNNEL SUBSONIK

 

 

Oleh :


   Yohanes Imbang Turwasesa

Sersan Dua NRP 21050274411084 Balistik ≠ 15

 

1.         Umum.           Aerodinamika merupakan suatu ilmu yang mempelajari pergerakan suatu benda pada saat di udara. Suatu benda jika melintas di udara maka akan terhambat oleh aliran udara.

            Di dalam  terowongan angin dapat diketahui besar atau kecilnya laju aliran fluida yang mengalir dengan cara mengetahui besar berbagai para meter aliran seperti laju atau kecepatan, tekanan, temperatur, serta laju aliran volumetrik (debit) laju aliran massa, dalam suatu sistem fluida. Pengukuran - pengukuran besaran ini antara lain diperlukan dalam; pengendalian proses manufakturing, pengujian untuk kerja peralatan - peralatan seperti pompa, turbin, kipas, blower, baling-baling, dan aerfoil. Teknik - teknik pengukuran aliran fluida makin lama makin kompleks karena makin besarnya kebutuhan atas informasi yang lebih rinci serta karena diperlukan pengukuran - pengukuran jarak jauh menggunakan teknik - teknik telemeter yang melibatkan elektronik.

Terowongan angin adalah suatu alat yang digunakan untuk menghasilkan aliran udara dengan ciri tertentu berupa kecepatan aliran yang seragam  dalam seksi uji.  Alat ini digunakan untuk melakukan percobaan atau penelitian mengenai interaksi benda kerja dengan aliran udara.  Aliran udara yang dihasilkan dalam pengujiannya dapat berupa aliran seragam dengan kecepatan rendah, aliran seragam kecepatan tinggi dengan tingkat turbulensi yang sangat rendah dan sebagainya. Dalam sistem proses pengujian dengan menggunakan terowongan angin (Wind Tunnel) sangat dibutuhkan suatu aliran udara yang laminer dengan berbagai kondisi kecepatan. Oleh karena itu dalam terowongan angin (Wind Tunnel) diperlukan suatu sistem blower yang dapat mendukung cara kerja dari suatu terowongan angin (Wind Tunnel) sehingga dapat tercipta aliran udara yang dibutuhkan, dengan menggunakan blower berbagai macam jenis dan kekuatannya. Maka untuk menentukan blower yang dapat menghasilkan daya yang maksimal dipergunakan motor dengan kemiringan sudu-sudu (fan) tertentu dan jumlah sudu tertentu sehingga mempunyai daya putar tinggi. Dengan pemasangan sistem blower yang sesuai dengan volume atau dimensi lorong maka diharapkan kinerja dari terowongan angin (Wind Tunnel) dapat menjadi maksimal.

Dalam mengukur benda uji di dalam terowongan angin yang terletak pada bagian seksi uji terutama dalam materi balistik, sangat tergantung dengan kinerja blower. Untuk itu pada tugas akhir ini kami buat Judul "RANCANG BANGUN SISTEM BLOWER PADA WIND TUNNEL SUBSONIK". 

 

2.         Maksud dan Tujuan.

a.         Maksud.         Adapun maksud dari  tugas akhir ini adalah untuk mengaplikasikan materi aerodinamika melalui rancang bangun sistem blower pada terowongan angin yang menggunakan motor listrik dengan daya 2HP sehingga dapat menghasilkan kecepatan yang maksimal untuk memutar sudu-sudu (fan) dalam terowongan angin (Wind Tunnel) dengan baik.

b.         Tujuan.          Agar dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam pengukuran benda proyektil untuk mendukung lembaga dalam melaksanakan proses pembelajaran di STTAD.

3.         Manfaat Penelitian.

a.         Secara Akademis.                Rancang bangun alat ini merupakan aplikasi dari materi aerodinamika.

b.         Secara Praktis.

1)         Sebagai dasar untuk melakukan perencanaan atau rancang bangun sistem blower pada terowongan angin (Wind Tunnel Subsonik)

2)         Meningkatkan kualitas kinerja wind tunnel.

 

4.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.      Ruang Lingkup.       Ruang Lingkup yang akan dibahas adalah pembuatan wind tunnel sehingga mampu mengetahui dan menghitung:

           1)      Menentukan rancang bangun sistem blower.  

           2)      Pelaksanaan proses pengujian blower.

           3)      Perhitungan kecepatan angin yang dihasilkan oleh blower dalam seksi uji.

b.      Tata Urut.      Tata urut dalam penyusunan Tugas Akhir ini meliputi :

         1)         BAB  I      :     PENDAHULUAN

         2)         BAB  II     :     TINJAUAN PUSTAKA

         3)         BAB  III    :     PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT

         4)         BAB  IV    :    HASIL DAN PEMBAHASAN

         5)         BAB  V     :    KESIMPULAN DAN SARAN

         6)         BAB  VI    :    PENUTUP

 

5.         Pengertian - Pengertian.

a.     Terowongan angin (Wind Tunnel) merupakan alat yang dipergunakan untuk melakukan pengujian atau pengkajian suatu benda untuk mengetahui suatu gaya hambat udara terhadap suatu benda.  

b.       Contraction Cone (lorong depan) merupakan suatu laluan yang dipergunakan untuk meningkatkan kecepatan dan menurunkan tekanan sehingga menghasilkan kecepatan yang maksimal pada seksi uji. Pada Subsonic Wind Tunnel  laluan berbentuk konvergen.

c.       Seksi uji adalah suatu bagian dari terowongan angin  yang dipergunakan untuk meletakkan suatu benda uji dan mempunyai kecepatan aliran yang seragam.

d.      Diffuser merupakan suatu alat yang digunakan untuk menaikkan tekanan dan menurunkan kecepatan dari seksi uji sehingga memperingan kerja motor listrik dan mendapatkan kecepatan maksimal pda seksi uji.

e.      Setling Chamber (Wind Tunnel) merupakan suatu alat yang terletak pada bagian contraction cone (lorong depan) yang dipergunakan untuk mengubah aliran udara yang dari luar lorong sehingga pada saat didalam lorong aliran udara sudah pada kondisi seragam atau beraturan sehingga dapat mengurangi aliran turbulensi yang besar

f.       Motor penggerak merupakan suatu alat yang dapat menghasilkan daya yang dipergunakan untuk memutar sudu-sudu blower.

g.      Blower merupakan suatu alat konversi energi yang  mengubah energi mekanis putaran poros motor penggerak menjadi energi fluida dalam hal ini dapat berupa tekanan dan kecepatan.

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya