ANALISA PERHITUNGAN BALISTIK MUNISI

Sabtu, 13 Agustus 2011 10:04:28 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya
ANALISA PERHITUNGAN BALISTIK MUNISI

ANALISA PERHITUNGAN BALISTIK MUNISI 15 TJ DENGAN MENGGUNAKAN PISTOL P-3A BUATAN PT. PINDAD.

 

OLEH

 

 Ahmad Purkon

Sersan Dua NRP 21050109340785 BALISTIK ≠ 15

 

1.      Umum.     Tugas Pokok TNI adalah menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi matra darat, laut dan udara. Dalam setiap melaksanakan tugas pokok tersebut prajurit TNI dibekali dengan berbagai keahlian salah satunya adalah keahlian dalam menggunakan senjata baik laras panjang maupun laras pendek. Didalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab harus sesuai dengan perintah yang ditugaskan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, salah satu tugas dan tanggung jawab tersebut adalah melindungi Presiden dan Wakil Presiden atau disebut Paspampres (Pasukan Pengawal Presiden) dan Intelejen TNI dibawah BAIS (Badan Intelejen Strategis).

Dalam keahlian menembak selain dipengaruhi oleh faktor manusia dan senjata, juga sangat dipengaruhi oleh faktor munisi itu sendiri.   Pistol P-3A merupakan senjata yang digunakan personel Paspampres dan Intejelen yang dalam pembawaan serta pemakaian yang mudah, efektif serta efisien. Pistol P-3A Double Action kaliber 7,65 mm tampil lebih kokoh dan ergonomis, sistem bongkar pasang  yang sederhana sehingga memudahkan perawatan, sistem keamanannya sangat baik yang tidak dimiliki oleh pistol-pistol lain sejenisnya. Selain pistol dan munisi ini sangat kecil sehingga mudah dalam pembawaan juga tersamar dalam penyimpanan. Karena ketangguhannya munisi dan pistol ini menunjukan performance yang mengungguli pistol-pistol lain sekelasnya

Munisi kaliber 7,65 x 17 mm (Mu-15 TJ) buatan PT. Pindad yang mempunyai bentuk kecil mudah dalam pembawaan tetapi kelebihannya dapat mengungguli munisi-munisi lain dikelasnya. Munisi ini sudah diproduksi oleh PT. Pindad dan sudah didistribusikan kepada TNI serta sudah digunakan oleh prajurit Intelejen dan Paspampres. Karena bentuk munisi dan pistol yang kecil sehingga prajurit yang menggunakannya harus mengetahui kegunaan dan kemampuan dari munisi tersebut, sehingga dalam  penggunaan benar-benar tepat dan efisien. Penggunaan pistol dan munisi ini terbatas yaitu dijajaran Paspampres dan Intelejen, sedangkan Perwira Menengah keatas lebih cenderung menggunakan pistol dari buatan negara luar, padahal keunggulan pistol dan munisi ini dapat menyaingi pistol-pistol tersebut.

Karena munisi ini tergolong munisi baru sehingga muncul gagasan dari penulis untuk mengadakan penelitian dari munisi tersebut. Maka penulis mengangkat gagasan tersebut dengan judul "ANALISA PERHITUNGAN BALISTIK MUNISI 15 TJ DENGAN MENGGUNAKAN PISTOL P-3A BUATAN PT. PINDAD."

 

 

 

 

2.         Maksud dan Tujuan.

a.         Maksud.         Maksud dari penelitian ini adalah menganalisa perhitungan balistik munisi 15 Tj dengan menggunakan pistol P-3A buatan PT. Pindad.

b.         Tujuan.          Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui energi recoil, lintasan pelor dan waktu tempuh pelor di lintasan serta kemungkinan kena dan kemungkinan membunuh pada Pistol P-3A buatan PT. Pindad.

 

3.         Manfaat Penelitian.            Manfaat dari penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti dari Tugas Akhir ini antara lain:

a.         PT. Pindad sebagai produsen munisi dapat mengambil kesimpulan dari hasil penelitian ini tentang munisi kaliber 15 Tj.

b.         Menimbulkan rasa percaya diri kepada pemakai dalam penggunaan munisi tersebut.

c.         Sebagai masukkan kepada Lemjiantek khususnya siswa Teknik Balistik dalam perhitungan balistik.

d.         Memberikan masukkan kepada Pimpinan TNI dalam mengambil keputusan untuk menggunakan munisi dan pistol buatan dalam negeri.

 

4.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.         Ruang Lingkup.       Ruang lingkup dalam penulisan Tugas Akhir ini sebagai berikut :  

            1)         Balistik dalam antara lain :

                        a)         Menghitung energi isian dorong (E).

                        b)         Menghitung energi gerak (EG).

                        c)         Menghitung kecepatan di mulut laras (Ve).

                        d)         Menghitung energi gerak maju pelor pada laras (Ee).

                        e)         Menghitung energi kinetik isian dorong (Ec).

                         f)          Menghitung energi  total mulut laras (E1).

                        g)         Menghitung energi gerak putar pelor (Erot).

                        h)        Menghitung energi recoil (Ew).     

                         i)          Menghitung tekanan gas rata-rata ().

                         j)          Menghitung ratio tekanan gas (hp).

                         k)         Menghitung tekanan gas di dalam laras (pm).

            2)         Balistik luar antara lain :

                         a)         Menghitung jarak capai penembakan (X).

                         b)         Menghitung  tinggi lintasan (Y).

                         c)         Menghitung waktu tempuh pelor (t).

            3)         Balistik akhir antara lain :

                         a)         Menghitung titik kena rata-rata (TKRR).

                         b)         Menghitung kemungkinan kena/PH (Probability of Hit).

                         c)         Menghitung kemungkinan membunuh/PK (Probability of Kill).

b.         Tata Urut.       Tata urut dalam penulisan Tugas Akhir ini meliputi :

            BAB I          :  PENDAHULUAN

            BAB II         :  TINJAUAN PUSTAKA

            BAB III        :  METODE PENELITIAN

            BAB IV        :  HASIL DAN PEMBAHASAN

            BAB V         :  KESIMPULAN DAN SARAN

            BAB VI        : PENUTUP

 

5.         Pengertian-pengertian.

a.         Balistik Dalam adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku pelor dalam laras.

b.         Balistik Luar adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku pelor saat keluar dari mulut laras sampai sasaran.

c.         Balistik Akhir adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku pelor pada sasaran.

d.         Munisi adalah suatu benda dengan bentuk serta  sifat balistik tertentu yang diisi dengan bahan peledak atau bahan pendorong  dan ditembakkan dengan  atau  tanpa senjata atau diledakkan ditujuan pada sasaran tertentu dengan maksud untuk menakuti, melukai, merusak bahkan dapat membunuh.

e.         MU15-TJ   adalah suatu jenis munisi kaliber 7,65 x 17 mm  buatan PT. Pindad.

f.          P-3A adalah jenis pistol buatan PT. Pindad dengan kaliber 7,65 mm.

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya