RANCANG BANGUN SISTEM ALAT UKUR

Sabtu, 13 Agustus 2011 09:33:04 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya
RANCANG BANGUN SISTEM ALAT UKUR

RANCANG BANGUN SISTEM ALAT UKUR

PADA WIND TUNNEL SUBSONIC

 

Oleh,

Eko Wahyono

Sersan Satu NRP 21040202070683 BALISTIK ≠ 15

 

1.         Umum.           Aerodinamika merupakan suatu ilmu yang mempelajari pergerakan benda saat di udara. Apabila suatu benda dialiri suatu aliran udara maka benda tersebut akan mengalami gaya yang ditimbulkan oleh udara. Sehingga benda tersebut akan bergerak sesuai dengan aliran yang diterimanya. Untuk mengetahui gaya - gaya tersebut maka ilmu yang dipakai adalah ilmu aerodinamika untuk menentukan gaya - gaya benda yang ditimbulkan oleh udara. Karena hukum - hukum dasar yang menguraikan seluruh gerakan suatu benda tidak mudah dirumuskan serta ditangani secara matematika, maka kita perlu melakukan eksperimen. Sehingga dengan eksperimen akan mendapatkan suatu dasar - dasar perhitungan dan bayak alat yang dibuat untuk mengetahui akan sifat - sifat aerodinamika.          

 Untuk mengetahui pergerakan benda di udara maka dibuatkan alat yang dinamakan Terowongan Angin ( Wind Tunnel ).  Alat ini merupakan suatu alat percobaan yang digunakan untuk menghasilkan aliran udara dengan ciri tertentu dalam cara pengujiannya.  Aliran udara yang dihasilkan dalam pengujiannya dapat berupa aliran laminer dengan kecepatan rendah,aliran laminer kecepatan tinggi dengan tingkat turbulensi yang sangat rendah dan sebagainya. Fluida udara mempunyai pola aliran yang komplek maka untuk mengobservasikan diperlukan pengkondisian aliran, kerapatan, temperatur sesuai dengan kondisi yang akan diamati. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem untuk mengkondisikannya yaitu dengan menggunakan Lorong Angin ( Wind Tunnel ).

Dalam pembuatan terowongan angin terdiri dari berbagai komponen yang mendukung sistem kerja alat tersebut. Salah satunya yaitu sistem alat ukur gaya benda uji. Alat ukur ini bekerja dengan sistem timbangan bandul yang memakai prinsip kerja kesetimbangan. Dengan alat ukur ini maka bisa ditentuka gaya - gaya yang terjadi pada benda uji. Dalam sistem alat ukur ini perlu adanya kerja sistem yang komplek antara satu bagian dengan bagian yang lain sehingga akan mendukung kerja sistem ini. Guna mendukung sitem kerja lorong angin maka diperlukan perancangan sitem alat ukur pada Wind Tunnel tersebut.

Dalam pembuatan alat ini juga digunakan untuk mendukung kegiatan siswa Diploma III khususnya jurusan Balistik dalam melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM). Dan untuk menambah fasilitas praktek dan sarana penelitian di satuan Lemjiantek Kodiklat TNI AD sehingga dapat mempermudah kajian ilmu Aerodinamika.

                                                                                                                       

2.         Maksud dan Tujuan.

a.         Maksud.        Adapun maksud dari  tugas akhir ini adalah sistem alat ukur ini digunakan untuk mendukung sistem kerja mekanik Lorong Angin ( Wind Tunnel ) dalam pelaksanaan pengujian  praktek Aerodinamika.

b.         Tujuan.          Dengan adanya pembuatan sistem alat ukur  ini akan diketahui besarnya gaya angkat dan gaya hambat pada bentuk benda uji yang bermanfaat bagi Lemjiantek Kodiklat TNI AD untuk pengembangan aerodinamika selain itu juga  dapat mempermudah siswa Diploma III khususnya jurusan Balistik dalam melaksanakan uji praktek aerodinamika.

 

3.         Manfaat Penelitian.

a.         Secara akademis.               Penulisan Tugas Akhir ini dengan judul " Rancang Bangun Sistem Alat Ukur Pada Wind Tunnel Subsonic " dapat bermanfaat bagi Lemjiantek Kodiklat TNI AD guna pengembangan ilmu Aerodinamika.

b.         Secara praktis.                    Dengan adanya alat " Rancang Bangun Sistem Alat Ukur Pada Wind Tunnel Subsonic " siswa Diploma III Lemjiantek Kodiklat TNI AD dapat melaksanakan praktek aerodinamika yang mempelajari gaya angkat dan gaya hambat.

4.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.            Ruang Lingkup.       Untuk mengarahkan pembahasan, maka pada perencanaan dan pembuatan alat, batasan masalah yang dibahas dalam tugas akhir ini sebagai berikut :

            1)            Rancang bangun alat ukur gaya.

            2)            Perhitungan  luasan benda uji.

            3)            Cara kerja alat ukur.

            4)            Pengkalibrasian sistem alat ukur gaya.

            5)            Perhitungan gaya angkat dan gaya hambat benda uji.

            6)            Perhitungan koefisien angkat dan koefisien hambat.

            7)            Temperatur ruang.

            8)            Spesimen benda uji

            9)            Sudut dalam pengujian.

b.      Tata Urut.         Untuk mempermudah Penulisan Tugas Akhir ini, maka, disusun dengan tata urut sebagai berikut :

          1)         BAB    I     :    PENDAHULUAN

          2)         BAB    II    :    TINJAUAN PUSTAKA

          3)         BAB    III    :    PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT

          4)         BAB    IV   :    HASIL DAN PEMBAHASAN

          5)         BAB    V    :    KESIMPULAN DAN SARAN

          6)         BAB    VI   :    PENUTUP

 

5.         Pengertian - pengertian.

a.         Aerodinamika adalah suatu ilmu yang mempelajari pergerakan benda di udara.

b.        Gaya Angkat (Lf)  adalah komponen gaya yang bekerja tegak lurus terhadap suatu benda.

c.         Gaya Hambat (Df) adalah suatu gaya yang menghambat pergerakkan suatu benda yang melintas di udara sejajar dan berlawanan dari arah benda tersebut.

d.         Koefisien angkat (Cl) adalah suatu konstanta yang berpengaruh terhadap gaya angkat.

e.         Koefisien Hambat (Cd) adalah suatu konstanta yang berpengaruh terhadap gaya hambat.

f.          Bilangan Reynolds merupakan suatu sistem yang dipergunakan untuk menganalisa suatu profil garis aliran udara yang melewati benda uji.

g.         Momen angkat adalah suatu titik pusat aerodinamika suatu benda uji yang harganya konstan dan ditentukan oleh bentuk dari airfoil benda uji itu sendiri khususnya oleh kecekungan dan ketebalan.

h.         Airfoil proyektil adalah suatu bentuk tiga dimensi dari suatu replika suatu proyektil yang diperkecil ukurannya untuk diukur/diuji gaya aerodinamikanya sehingga dapat diketahui karakteristik teknis dan aplikasinya proyektil sebenarnya.

i.          Densitas udara adalah kerapatan masa jenis udara yang mengalir melalui benda uji yang mengakibatkan terjadinya gaya angkat pada benda uji tersebut.

j.          Air foil sayap adalah suatu bentuk tiga dimensi dari suatu replika sayap pesawat yang diperkecil ukurannya untuk diukur atau diuji gaya angkat dan gaya hambat dalam sistem aerodinamika sehingga dapat diketahui karakteristik teknis dan aplikasinya digunakan untuk perencanaan sebuah sayap pesawat terbang.

k.         Angle of attack adalah sudut antar penampang sayap dengan aliran udara.

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya