ANALISA PERBANDINGAN AKURASI TEMBAKAN MUNISI

Kamis, 11 Agustus 2011 08:58:44 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya

" ANALISA PERBANDINGAN AKURASI TEMBAKAN MUNISI KALIBER  7,62 x 51 mm (.308) WIN DENGAN

7,62 x 51 mm ( MU 2-TJS ) PINDAD DENGAN MENGGUNAKAN MANN BARREL"

 

OLEH

Nur Yahya

Sersan Satu NRP  21040201400382 BALISTIK ≠ 15

 

1.       Umum.          Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat maka dibutuhkan upaya-upaya pengembangan alutsista demi kepentingan TNI khususnya Angkatan Darat. Oleh karena itu personil yang mengawaki alutsista tersebut dituntut agar lebih meningkatkan kemampuan serta kemahiran yang telah dimiliki dalam mengoperasionalkan alutsista tersebut. Selain dituntut profesionalisme  para personil dalam penguasaan alutsista, juga dibutuhkan upaya-upaya lain yang dapat dilakukan guna mencapai hasil yang optimal dalam penggunaan Alutsista tersebut dalam rangka mendukung tugas pokok TNI-AD.  Sehingga dapat mengatasi berbagai ancaman yang ada, seperti aksi teror dan gerakan separatis bersenjata didaerah- daerah konflik seperti Aceh, Papua, Poso dan Maluku.  Hal ini menuntut kemampuan personil kita untuk dapat mengatasi ancaman tersebut dengan cara yang profesional dan berhasil. Kemampuan personil tersebut tidak akan maksimal apabila tidak didukung oleh alat peralatan yang menunjang salah satunya senjata serta munisi yang digunakan.

TNI  dalam menjaga keutuhan wilayah negara akan lebih profesional bila dilengkapi alat peralatan yang modern. Oleh karena itu dengan melihat fakta yang ada di lapangan PT.Pindad telah meneliti dan mengembangkan jenis munisi kaliber 7,62 x 51 mm (MU 2-TJS) tersebut, disamping mempunyai kualitas dan mutu yang tinggi munisi  tersebut merupakan hasil karya dari anak bangsa yang patut diberi peghargaan karena munisi ini telah berhasil membawa sejumlah penghargaan dari hasil lomba tembak yang dilaksanakan di Brunei pada tahun 2008 kemarin. Selain itu juga telah  dibuktikan  oleh personil  TNI dan PT. Pindad  dalam  lomba tembak AARM

( Asian Army Rifle Meet ) Untuk mengetahui perbandingan kedua jenis munisi ini maka PT.Pindad melakukan uji coba dengan menggunakan ilmu balistik. 

2.       Maksud dan tujuan.

a.       Maksud.        Penulisan tugas akhir ini dimaksudkan untuk menganalisa tentang perbandingan akurasi tembakan  antara  munisi kaliber 7,62 x 51 mm (.308) WIN dengan munisi kaliber 7,62 x 51 mm (MU 2-TJS) buatan PT.Pindad dengan menggunakan mann barrel.

 b.        Tujuan.          Dengan adanya analisa ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pimpinan TNI AD  dan lembaga penelitian dan pengembangan TNI AD untuk mengetahui kelebihan dari munisi kaliber 7,62 x 51 mm (.308) WIN dan  MU 2-TJS.

3.       Manfaat Penelitian.  Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadikan perubahan dan koreksi suatu objek yang dijadikan penelitian sehingga akan dapat menjadi lebih baik dan dapat bermanfaat khususnya bagi peneliti dan umumnya  bagi TNI  sebagai satuan pengguna.

4.         Ruang Ringkup dan Tata Urut

a.         Ruang lingkup.       Penulisan tugas akhir ini meliputi pembahasan tentang :

            1)         Balistik Dalam

                        a)         Menghitung Energi Isian Dorong ( E ) 

                        b)         Menhitung energi spesifik (Es)

                        c)         Menghitung kecepatan mulut laras (Ve)

                        d)         Menghitung Energi Gerak Maju ( Ee )

                        e)         Menghitung Energi Rotasi  ( Erot )

                        f)         Menghitung Energi mulut laras ( E1 )

                       g)         Menghitung Tekanan gas rata-rata ( p )

                        h)        Menghitung  waktu  ( tm ), Short travel  ( Sm ) dan menghitung kecepatan (  Vm  )

                        i)          Menghitung Rasio Short travel ( λ ).

                        j)          Menghitung Jarak  pelor tiap  titik dalam laras(Sx )

                        k)         Menghitung  Tekanan gas ( Pe ), Kecepatan pelor ( Vx ), dan  Waktu pelor ( tx )

             2)         Balistik luar

                         a)         Menghitung koefisien bentuk peluru (i).

                         b)         Menghitung koefisien balistik (C').

                         c)         Menghitung perbandingan Jarak dengan  Koefisien balistik  

                         d)         Menghitung fungsi kecepatan (v).

                         e)         Menghitung kecepatan yang hilang ( Vh )

                         f )         Menghitung kecepatan pelor tiap pertambahan jarak (V).

                         g)         Menghitung cepat putar pelor per menit (n).

                         h)        Menghitung energi kinetik (Ek).

                         i )         Menghitung jarak ( X ).

                         j )         Menghitung Tinggi  ( Y ).

            3)         Balistik Akhir

                         a)         Menghitung titik kena rata-rata ( TKRR)

                         b)         Menghitung (PK/PH).

                         c)         Kemungkinan  membunuh   n    buah    perkenaan    Pk(n).     

b.         Tata urut .     Pada penulisan tugas akhir ini untuk memudahkan dalam memahami isinya penulis menyusun dengan tata urut sebagai berikut :

              1)    BAB    I  :   PENDAHULUAN.

              2)    BAB   II  :   TINJAUAN PUSTAKA.

              3)    BAB  III  :   METODE PENELITIAN.

              4)    BAB  IV  :   HASIL DAN PEMBAHASAN.

              5)    BAB   V  :   KESIMPULAN DAN SARAN.

              6)     BAB  VI  :  PENUTUP.

 

5.         Pengertian - pengertian.

a.      Munisi. Munisi adalah suatu benda yang mempunyai bentuk dan sifat balistik tertentu, dapat diisi dengan bahan pendorong atau bahan peledak tertentu serta bahan   kimia yang dapat digunakan dengan atau tanpa  senjata  cara lain dengan maksud merusak, melumpuhkan, membunuh, dan menghancurkan sasaran.(Sumber: Buku pedoman kerja prajurit peralatan).

b.       Pelor. Adalah bagian dari munisi yang terlempar keluar berfungsi untuk merusak, membunuh,atau maksud lain disasaran. (Sumber: Buku pedoman kerja prajurit peralatan).

c.        Isian dorong.  Adalah bagian dari munisi berbentuk serbuk sebagai sumber tenaga untuk mendorong pelor menuju kesasaran. (Sumber: Buku pedoman kerja prajurit peralatan).

d.      Akurasi.         Adalah hasil penembakan yang tepat kena sesuai pembidikan pada titik bidikan di sasaran. .(Sumber: Buku pedoman kerja prajurit peralatan).

e.       Munisi . 308              Adalah munisi kaliber kecil yang diproduksi oleh Inggris yang mempunyai kaliber 7,62 x 51 mm dan ditembakkan dengan menggunakan senjata SPR 1

f.        Munisi 2-TJS           yaitu munisi kaliber kecil yang di produksi oleh PT. Pindad merupakan munisi standar yang dipakai  oleh TNI dalam melaksanakan tugas yang ditembakkan dengan menggunakan senjata SPR 1 .(Sumber: Buku pedoman kerja prajurit peralatan).

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya