RANCANG BANGUN PELUNCUR ROKET

Sabtu, 6 Agustus 2011 10:20:53 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya

RANCANG BANGUN PELUNCUR ROKET ELEKTRA 316 L-AD BAGIAN KOMUNIKASI DATA TX/RX DI PELUNCUR ROKET

 

OLEH

SERDA SAMSUL ARIFIN ELKA ≠ 16

 

1.      Umum.           Dalam beberapa waktu terakhir ini sering terjadi adanya kerusuhan di wilayah perbatasan Indonesia yang dipicu oleh negara lain. Hal ini terjadi karena ada anggapan bahwa negara Indonesia tidak mempunyai senjata yang mutakhir dan selalu tergantung pada negara lain. Disamping hal tersebut seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di beberapa negara maju telah diterapkan sistem persenjataan yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Kondisi seperti ini bertolak belakang dengan alutsista yang dimiliki TNI AD yang sebagian besar masih dioperasikan secara manual. Hal ini disebabkan dengan kondisi senjata yang kebanyakan sudah tidak layak pakai karena termakan usia. Sesuai dengan kemajuan elektronika perlu adanya alternatif baru dalam memenuhi kebutuhan alutsista TNI khususnya TNI Angkatan Darat. Salah satunya dengan merancang bangun sebuah peluncur roket dengan sistem pengendali senjata jarak jauh sehingga personil lebih terjamin karena bisa diposisikan di tempat yang aman dari pantauan musuh.

 Dari permasalahan diatas maka penulis berkeinginan untuk mendesain Peluncur Roket Elektra 316. Pada peluncur roket ini menggunakan sistem kontrol elektronik secara jarak jauh baik pengaturan sudut azimuth, elevasi maupun tembakan. Disamping itu untuk memantau target yang berada di depan launcher secara nyata maka digunakan kamera CCTV yang mana video yang ditangkap dapat ditampilkan di sebuah laptop sehingga memudahkan operator untuk mengendalikan alat ini. Peluncur roket dilengkapi dengan sistem penembakan secara acak sesuai dengan keinginan operator. Dengan alat ini dapat memberdayakan kemampuan produksi dalam negeri khususnya dibidang persenjataan agar tidak tergantung lagi dengan negara asing.

Peluncur roket dilengkapi dengan pemancar yang berupa modul XBee-pro modules yang diletakkan di peluncur roket yang berfungsi sebagai penerima untuk mengendalikan pergerakan Peluncur Roket, shingga dapat mempermudah dalam pengoprasiannya bagi personil khususnya TNI AD.

 

2.         Maksud dan tujuan.

a.         Maksud.        Maksud dari pembuatan alat adalah untuk merancang bangun peluncur roket elektra 316 yang dikendalikan dari jarak jauh untuk satuan artileri di TNI AD dengan memanfaatkan modul Xbee-Pro sebagai pemancar-penerima yang dapat menerima data dan mengirim data ke Mikrokontroller dengan  menerima inputan data dari modul Xbee-Pro.

b.         Tujuan.          Memberi masukan kepada pimpinan TNI AD dalam usaha mewujudkan kemandirian teknologi dibidang alutsista serta modernisasi alat peralatan dan alutsista.

 

3.         Ruang Lingkup Dan Tata Urut.

a.        Ruang Lingkup.      Agar pembahasan dalam penulisan tugas akhir ini tidak melebar, penulis membatasi permasalahan sistem elektronika pada peluncur roket elektra 316 yang akan dibahas dalam Tugas Akhir adalah :

            1)         Modul Xbee-pro sebagai pancar dan penerima.

            2)         Mikrokontroller ATMega32.

 

b.      Tata Urut.     Untuk mempermudah pembahasan dari Tugas Akhir dengan sistematika pembahasan adalah sebagai berikut:

             1)         Bab I               Pendahuluan

             2)         Bab II              Tinjauan Pustaka

             3)         Bab III             Perencanaan dan Pembuatan Alat

             4)         Bab IV            Pengujian dan Analisa Data

             5)         Bab V             Kesimpulan dan Saran

             6)         Bab VI            Penutup

 

4.         Metode Penulisan.   Dalam pembuatan Tugas Akhir penulis menggunakan dua metode yaitu :

a.         Deduktif.       Proses pengamatan secara studi kepustakaan atau literatur serta perencanaan dan pembuatan alat sesuai teori.

b.         Induktif.         Proses pengamatan terhadap masalah yang diteliti dengan melakukan aplikasi dan pengujian alat secara langsung di Laboratorium dan di Lapangan dalam pengukuran serta pengambilan data.

 

5.         Pengertian-pengertian.

a.         MODULE Xbee-PRO merupakan modul wireless dengan standart yang berdaya rendah. Module XBee-PRO ini berdaya minim dan menyediakan kemampuan untuk proses pengiriman dan penerimaan data antara dua device. Modul ini beroperasi pada frekuensi band 2.4 GHz dan masing-masing pin saling compatible.[1])

b.         Receiver (Rx) merupakan suatu rangkaian penerima sinyal frekuensi yang termodulasi yang dipancarkan oleh Transmitter (TX), tugas receiver mendemodulasikan sinyal informasi semula.

c.      Transmitter (Tx) merupakan suatu rangkaian pemancar sinyal informasi dengan sinyal frekuensi carrier (pembawa) yang kemudian dipancarkan dalam bentuk sinyal frekuensi termodulasi.

d.        Mikrokontroller ATMega32 merupakan suatu keping IC  (Integrated Circuit) Mikrokontroler AVR yang berfungsi sebagai pengendali, penyimpan dan pengolah data. 2)

 


[1] http://www.Alldatasheet.com Diakses tanggal 23-03-2010

2http://www.Alldatasheet.com Diakses tanggal 03-04-2010

 

 

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya