RANCANG BANGUN MOBIL LISTRIK TENAGA SURYA

Kamis, 4 Agustus 2011 11:10:17 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya

RANCANG BANGUN MOBIL LISTRIK TENAGA SURYA ELEKTRA 316 L-AD BAGIAN PENGATUR PENGGANTIAN TENAGA LISTRIK CADANGAN

 

OLEH

SERTU EKO HERU PRANOMO ELKA ≠ 16

 

1.      Latar Belakang.      Energi adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena hampir setiap segi kehidupan manusia memerlukan energi. Energi mempunyai banyak jenis dan beragam macamnya, antara lain energi panas, energi gerak, energi listrik. Salah satu energi yang dapat diandalkan adalah energi matahari, yaitu sebuah energi yang terpancar ke bumi baik dalam bentuk panas maupun cahaya. Energi matahari merupakan salah satu energi yang tidak dapat habis. Dengan adanya kemajuan teknologi dibentuklah sel yang dapat menerima cahaya matahari dan mengubahnya ke energi listrik yang dinamakan solar cell atau sel surya.

Dengan perkembangan ilmu dan teknologi di beberapa negara maju telah mencoba untuk menggunakan sumber energi  yang berasal dari solar cell. Solar cell merupakan suatu panel yang terdiri dari beberapa sel dan beragam jenis yang memiliki dinamika titik kerja disebabkan karena intensitas sinar matahari yang berubah-ubah sepanjang hari mengikuti waktu dan juga karena pengaruh cuaca

Berdasarkan kondisi di atas, melalui Tugas Akhir (TA) ini akan dirancang dan dibuat sebuah mobil listrik yang dapat memanfaatkan daya solar cell secara maksimal. Dimana energi listrik yang dihasilkan dari konversi energi panas matahari melalui solar cell digunakan untuk menggerakkan motor DC sebagai penggerak utama pada mobil listrik. Dalam hal ini sebuah mobil listrik dengan tenaga surya mempunyai kendala dalam hal daya tahan baterai. Dimana setelah digunakan beberapa jam maka baterai akan mengalami penurunan tegangan. Dengan adanya masalah diatas maka perlu adanya penyempurnaan pada pengaturan tenaga cadangan, dengan memanfaatkan sistem switching pada pengaturan baterai diharapkan Mobil Listrik Tenaga Surya Elektra 316 L-AD dapat bekerja secara maksimal dan dalam waktu yang relatif lama.

 

2.         Maksud dan tujuan.

a.      Maksud.        Maksud dari pembuatan alat ini adalah untuk membuat sebuah rancang bangun mobil listrik tenaga surya ELEKTRA 316 L-AD bagian pengatur pengantian tenaga listrik cadangan.

b.         Tujuan.          Adapun tujuan dari pembuatan rancang bangun mobil Listrik Tenaga Surya Elektra 316 L-AD bagian pengatur penggantian tenaga listrik cadangan adalah untuk memperoleh suatu mobil listrik yang dapat bekerja secara maksimal dan dalam waktu yang relatif lama serta dapat meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi alutsista dan peralatan TNI khususnya TNI AD agar terwujudnya kemandirian nasional dalam bidang persenjataan.

 

3.         Ruang Lingkup Dan Tata Urut.

a.       Ruang Lingkup.      Agar pembahasan dalam penulisan tugas akhir ini tidak melebar, penulis membatasi permasalahan pada bagian pengatur penggantian tenaga listrik cadangan(sistem Swiching).

b.     Tata Urut.     Untuk mempermudah pembahasan dari Tugas Akhir ini, sistematika pembahasannya adalah sebagai berikut:

             Bab I               Pendahuluan

             Bab II              Tinjauan Pustaka

             Bab III             Metodologi Penelitian

             Bab IV            Hasil Dan Pembahasan

             Bab V             Kesimpulan Dan Saran

             Bab VI            Penutup

 

4.         Pendekatan dan Metode Penulisan.    

a.         Pendekatan.                       Menggunakan pendekatan literature dan observasi dimana dengan mempelajari teori-teori dari buku literatur dan mengadakan pengamatan di lapangan.

b.         Metode Penulisan.             Dalam penulisan tugas akhir ini menggunakan metode deduktif dan induktif yaitu membahas suatu masalah dengan berdasarkan teori dan membandingkan data empiris dengan teori yang relevan kemudian dibuat kesimpulan.

 

5.         Pengertian - Pengertian.

 a.         Mikrokontroler AVR ATmega16.            Secara sederhana mikrokontroler merupakan suatu IC yang didalamnya berisi CPU, ROM, RAM dan port I/O yang merupakan kelengkapan sebagai sistem minimum mikrokomputer sehingga sebuah mikrokontroler dapat dikatakan sebagai mikrokomputer dalam kepingan tunggal (single chip microcomputer) yang dapat berdiri sendiri.

b.         Relay.                   Relay adalah peralatan listrik yang berfungsi sebagai pemutus atau penghubung aliran listrik dengan pengendalian suatu kumparan elektromagnetis.        

c.         LCD (Liquid Crystal Display).  Merupakan suatu bentuk kristal cair yang akan beremulsi apabila diberi tegangan.

 

 

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya