RANCANG BANGUN MOBIL LISTRIK

Kamis, 4 Agustus 2011 10:56:20 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya
RANCANG BANGUN MOBIL LISTRIK

RANCANG BANGUN MOBIL LISTRIK TENAGA SURYA ELEKTRA 316 L-AD BAGIAN PEMANTAU KECEPATAN DAN PUTARAN MOTOR

 

OLEH

SERTU SUDARMONO ELKA ≠ 16

 

1.         Umum.           Energi adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena hampir setiap segi kehidupan manusia memerlukan energi. Energi mempunyai banyak jenis dan beragam macamnya, antara lain energi panas, energi gerak, energi listrik. Salah satu energi yang dapat diandalkan adalah energi matahari, yaitu sebuah energi yang terpancar ke bumi baik dalam bentuk panas maupun cahaya. Energi matahari merupakan salah satu energi yang tidak dapat habis. Dengan adanya kemajuan teknologi dibentuklah sel yang dapat menerima cahaya matahari dan mengubahnya ke energi listrik yang dinamakan solar cell atau sel surya.

Dengan perkembangan ilmu dan teknologi di beberapa negara maju telah mencoba untuk menggunakan sumber energi  yang berasal dari solar cell. Solar cell merupakan suatu panel yang terdiri dari beberapa sel dan beragam jenis yang memiliki dinamika titik kerja disebabkan karena intensitas sinar matahari yang berubah-ubah sepanjang hari mengikuti waktu dan juga karena pengaruh cuaca.

Berdasarkan kondisi di atas, melalui tugas akhir akan dirancang dan dibuat sebuah mobil listrik yang dapat memanfaatkan daya solar cell secara maksimal. Energi listrik yang dihasilkan dari konversi energi panas matahari melalui solar cell digunakan untuk menggerakkan motor DC sebagai penggerak utama pada mobil listrik.

  Untuk mengetahui kemampuan maksimal dari motor listrik tersebut perlu adanya indikator-indikator atau display dari outputan sensor. Dengan memperhatikan masalah diatas, penulis merencanakan untuk menampilkan kecepatan kendaraan dan kecepatan putaran motor penggerak. MCU menerima inputan dari sensor optocoupler yang dipasang pada roda dan motor penggerak. Pada MCU akan dihitung kemudian akan ditampilkan pada LCD.

 

2.         Maksud dan tujuan.

a.         Maksud.        Maksud dari pembuatan alat adalah untuk merancang bangun mobil listrik tenaga surya ELEKTRA 316 L-AD bagian pemantau kecepatan dan putaran motor.

b.         Tujuan .         Adapun tujuan dari pembuatan alat adalah untuk meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi dengan memanfaatkan sensor optokopler pada mobil listrik tenaga surya ELEKTRA 316 L-AD bagian pengatur kecepatan dan putaran motor.

 

3.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.         Ruang Lingkup.      Untuk menjaga agar tidak melebarnya masalah yang akan dibahas dalam tugas akhir, maka penulis akan membatasi permasalahan yang ada. Adapun yang akan dibahas dalam tugas akhir adalah:

             1)         Sensor (optokopler).

             2)         Mikrokontroller ATmega 16.

             3)         LCD.

b.         Tata Urut.     Adapun  sistematika   pembahasan   alat adalah sebagai berikut :

              Bab I               : Pendahuluan.

              Bab II              : Tinjauan Pustaka.

              Bab III             : Metodologi Penelitian.

              Bab IV            : Hasil dan Pembahasan.

              Bab V             : Kesimpulan dan Saran.

              Bab VI            : Penutup.

 

4.        Metodologi.    Rancangan Metodologi tugas akhir yang akan dibuat adalah sebagai berikut :

a.         Deduktif.        Proses pengamatan secara studi kepustakaan serta perencanaan dan pembuatan alat sesuai teori.

b.         Induktif.          Proses pengamatan terhadap masalah yang diteliti dengan melakukan aplikasi dan pengujian alat secara langsung di Laboratorium dan di Lapangan dalam pengukuran serta pengambilan data.

 

5.      Pengertian-pengertian.

a.    Optokopler.        Adalah suatu piranti yang terdiri atas 2 bagian yaitu transmitter dan receiver, Transmiter dibangun dari sebuah LED infra merah, sedangkan receiver dapat dibangun dari phototransistor.

b.    Mikrokontroller ATmega 16.          Adalah  Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard's Risc Processor) memiliki arsitektur RISC 8 bit, dimana semua instruksi dikemas dalam kode 16 bit (16 -bit word) dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam 1(satu) siklus clock,  berdasarkan pada AVR dan mencapai keluaran-keluaran mendekati 1MIPS per MHZ membiarkan sistem perancangan untuk mengoptimalkan konsumsi daya serta tahan terhadap guncangan.

c.      LCD ( Liquid Crystal Display ).      Adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama.

d.    Software.    adalah bahasa pemrograman (Perangkat  Lunak) yang dipakai oleh Mikrokontroler Atmega 16 untuk menjalankan hardware (Perangkat Keras)  sesuai dengan aplikasi yang diinginkan.

 

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya