RANCANG BANGUN ALAT PENGATUR

Senin, 1 Agustus 2011 12:57:45 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya
RANCANG BANGUN ALAT PENGATUR

RANCANG BANGUN ALAT PENGATUR PENGELUARAN BENSIN  MENGGUNAKAN SMS DAN KARTU RFID BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK SATUAN JAJARAN

BEKANG TNI AD

 

OLEH

SERTU ASMAD ELKA ≠ 15

 

1.         Umum.           Saat ini dunia telekomunikasi berkembang dengan pesat. Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena pada era globalisasi, manusia ingin segalanya berjalan dengan cepat, efektif dan efisien. Untuk mewujudkan hal tersebut maka teknologi di bidang telekomunikasi terus dikembangkan dan jangkauan jaringannya pun semakin diperluas. Pemanfaatan perkembangan teknologi yang ada saat ini merupakan salah satu alternatif dengan memanfaatkan salah satu layanan pada sistem seluler yaitu SMS (Short Message Service).

Sistem komunikasi yang baru berkembang di Indonesia adalah sistem komunikasi mobile atau telpon seluler. Pada sistem ini hubungan komunikasi adalah antara dua terminal dimana salah satu terminal dalam keadaan bergerak. Terminal yang sedang bergerak disebut MS (Mobile Station) alat ini dapat dibawa oleh pelanggan dari suatu tempat ke tempat lain atau bergerak dari satu daerah kedaerah lain, karena bentuknya yang kecil dan ringan dapat diletakkan dimana saja. Sedang terminal yang tetap adalah BTS ( Base Transceiver Station ) terminal ini menyediakan semua fungsi fisik, serta mengontrol komunikasi antar MS (Mobile Station) satu dengan yang lain.

 

Dengan latar belakang inilah penulis mengambil judul tugas akhir  "RANCANG BANGUN ALAT PENGATUR PENGELUARAN BENSIN MENGGUNAKAN SMS DAN KARTU RFID BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK JAJARAN SATUAN BEKANG TNI" diharapkan alat ini nantinya dapat mendukung pelaksanaan tugas di jajaran militer.

            Dengan tersedianya port atau penghubung pada HP ke peralatan lain yang standard maka dalam proses pengkoneksian antara HP ke rangkaian Mikrokontroler lebih mudah. Interface atau port komunikasi serial atau comm-port, dimana saluran ini dapat dimanfaatkan untuk komunikasi atas dua peralatan.

 

2.         Maksud dan Tujuan.

a.         Maksud.        Pembuatan alat ini bermaksud untuk membuat alat pengatur pengeluaran bensin yang dapat bekerja secara cepat, efektif dan efisien yang dapat membantu prajurit Bekang TNI AD dalam penyaluran bensin ke kendaraan-kendaraan dinas Angkatan Darat dengan memanfaatkan SMS (Short Message Service) pada telepon seluler dan kartu RFID ( Radio Frequency Identification).

 b.        Tujuan.          Untuk memberikan masukan kepada pimpinan TNI AD dalam bidang Pengatur Pengeluaran Bensin dengan menggunakan SMS dan kartu RFID (Radio Frequency Identification) berbasis mikrokontroler dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas.

3.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.         Ruang Lingkup.      Dalam perencanaan dan pembuatan alat ini agar tidak terlalu meluas, maka diberikan pembatasan masalah sebagai berikut :

1)         Tidak melakukan pembahasan pada mekanik katup dan pompa.

2)         Sistem tidak menyediakan fasilitas pengisian penuh.

3)         Prototype menggunakan fluida air sebagai pengganti bensin.

b.         Tata Urut.     Untuk mengarahkan pembahasan pada tujuan penulisan desain proyek tugas akhir ini dibuat sistematika sebagai berikut:

            1)         BAB I              : Pendahuluan.

            2)         BAB II             : Tinjauan Pustaka.

            3)         BAB III            : Perencanaan Pembuatan Alat.

            4)         BAB IV           : Pengujian   dan Analisa Alat.

            5)         BAB V            : Kesimpulan dan Saran.

            6)         BAB VI           : Penutup.

­­­­

 

4.         Pendekatan dan Metode Penulisan.

a.         Deduktif.       Dalam penyusunan penyelesaian tugas akhir ini penulis menggunakan metode observasi, literatur dan pengujian.

b.         Induktif.         Menggunakan metode studi pustaka untuk memperoleh referensi sebagai sumber landasan teori yang relevan dan dibuat kesimpulan dalam penyusunan tugas akhir.

 

5.         Pengertian-pengertian.

a.         Telepon adalah media untuk kirim terima informasi yang berbentuk getaran suara ke sinyal listrik kemudian diubah kembali menjadi getaran suara.

b.         Sistem Kartu adalah suatu sistem dimana kartu digunakan sebagai kunci untuk melakukan pengaksesan.  Pengaksesan dapat dilakukan jika sistem pembaca kartu dapat membaca kode-kode yang merupakan informasi data sebagai syarat pengaksesan. Pengaksesan dengan menggunakan sistem ini sangat praktis, tapi dari segi keamanan kurang baik, karena kartu dapat digunakan siapapun.

c.         Flowmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur besar aliran suatu fluida pada suatu pipa secara berturut-turut. Flow meter ini menggunakan sistem baling-baling. Baling-baling akan berputar sebanding dengan aliran fluida. Semakin besar aliran fluida maka semakin cepat putaran baling-baling, berdasarkan putaran baling-baling ini akan didapatkan besar fluida yang telah mengalir melalui alat ukur.[1]

d.         Mikrokontroler adalah komponen berbasis mikroprosesor yang sudah dilengkapi dengan beberapa komponen pendukung mikroprosesor yang berfungsi untuk mengendalikan dan mengontrol sistem.

e.         SMS (Short Message Service) adalah sebuah mekanisme pengiriman pesan singkat melalui jaringan bergerak (mobile network). Panjang maksimum dari sebuah pesan singkat adalah 160 karakter, fasilitas ini disediakan oleh jaringan telepon seluler.

f.          RFID ( Radio Frequency Identification) adalah memiliki dua komponen utama yaitu transfonder dan reader. Transfonder adalah piranti yang memancarkan sinyal atau pulsa elektrik yang kemudian diinterpretasikan/dibaca oleh reader. Reader sendiri adalah sebuah tansmitter receiver (tranceiver) yang akan mengaktifkan dan membaca sinyal dari transponder.   


[1] . http:\ magneter MAGNETIC

 

 

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya