RANCANG BANGUN LABORATORIUM BAHASA MULTIMEDIA

Senin, 1 Agustus 2011 12:34:01 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya
RANCANG BANGUN LABORATORIUM BAHASA MULTIMEDIA

RANCANG BANGUN LABORATORIUM BAHASA MULTIMEDIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE AKSES MANDIRI PADA CLIENT DI LEMJIANTEK KODIKLAT TNI AD

 

OLEH

SERTU SUDIRWAN ELKA ≠ 15

 

1.            Umum.           Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang dapat merusak kesehatan, gas ini tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, tidak mudah larut dalam air, beracun dan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Gas ini dapat bertahan lama di bumi karena kemampuan atmosfer untuk menyerapnya adalah antara 1 sampai 5 tahun. Di kota-kota besar, sumber utama penghasil CO adalah kendaraan bermotor seperti mobil, truk, bus dan sepeda motor karena pembakaran BBM yang tidak sempurna. CO dapat terbentuk secara alamiah maupun sebagai hasil sampingan kegiatan manusia.

Masyarakat dengan aktifitas tinggi disekitar lalu lintas padat (polisi, tukang parkir, penjaga pintu tol) dan pekerja pada tempat dengan hasil sampingan CO (bengkel kendaraan bermotor, industri logam, industri bahan bakar, industri kimia) merupakan kelompok yang paling rentan terhadap bahaya gas ini. Dampak dari CO bervariasi tergantung dari status kesehatan seseorang, antara lain dapat memperparah kelompok penderita gangguan jantung dan paru-paru, kelahiran premature dan berat badan bayi di bawah normal. CO menghalangi darah dalam mengangkut oksigen sehingga darah kekurangan oksigen dan jantung bekerja lebih berat. Bila seseorang menghirup CO pada kadar tinggi dan dalam waktu tertentu dapat menimbulkan pingsan, bahkan kematian.

Seperti halnya yang telah kita ketahui baik dari media elektronik maupun media cetak, kejadian di jakarta pada kendaraan sedan yang diparkir dalam kondisi mesin hidup mengalami keracunan akibat menghirup gas karbon monoksida (CO) yang mengakibatkan kematian. Keracunan terjadi saat mesin hidup tetapi kaca jendela dan pintu mobil tertutup rapat sehingga sirkulasi udara tidak bisa berlangsung. Keracunan diakibatkan adanya kebocoran gas karbon monoksida dari knalpot  kendaraan yang masuk ke dalam ruangan mobil. Kejadian serupa juga terjadi di parkiran mol yang menelan korban jiwa akibat menghirup gas CO berlebihan.

Dari kejadian tersebut, untuk menghindari kejadian serupa pada personel prajurit, maka pada kendaraan dinas VIP TNI-AD perlu adanya alat yang dapat mendeteksi kebocoran gas Karbon Monoksida, sehingga pada penulisan Tugas Akhir ini penulis mengambil judul Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kebocoran Gas Karbon Monoksida pada Kendaraan Dinas VIP TNI-AD.

 

2.         Maksud dan Tujuan.

a.         Maksud.        Adapun maksud pembuatan alat tersebut yaitu untuk mencegah korban jiwa prajurit akibat keracunan gas karbon monoksida pada kendaraan dinas VIP TNI-AD.

b.         Tujuan .         Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk memberikan masukan kepada pimpinan TNI-AD tentang alternatif meningkatkan keamanan dan kenyamanan pada penggunaan kendaraan dinas VIP TNI-AD.

 

3.            Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.         Ruang Lingkup.      Agar pembahasan dalam penulisan tugas akhir ini tidak melebar maka penulis akan membatasi permasalahan dengan ruang lingkup sebagai berikut :

1)         Membahas perencanaan dan pembuatan sistem pendeteksi gas karbon monoksida yang berbasis mikrokontroler.

2)         Dalam hal ini, penulis tidak membahas catu daya serta mengenai proses terjadinya gas karbon monoksida.

b.         Tata Urut.     Untuk mempermudah dalam penulisan Tugas Akhir ini, maka penulis menyusunnya dengan tata urutan sebagai berikut :   

            1)         BAB I              :  Pendahuluan.

            2)         BAB II             :  Tinjauan Pustaka.

            3)         BAB III            :  Metodologi Penelitian.

            4)         BAB IV           :  Pengujian dan Analisa Data.

            5)         BAB V             :  Kesimpulan dan Saran.

            6)         BAB VI           :  Penutup.

 

4.            Pendekatan.                        Pada penulisan Tugas Akhir ini, penulis menggunakan metode pendekatan secara Deduktif dan Induktif.

a.         Deduktif.       Terdiri dari :

            1)         Deskriptif.      Yaitu pengambilan data didasarkan pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya.

2)         Literatur.        Yaitu pengumpulan data melalui buku-buku referensi, jurnal dan artikel yang berkaitan dengan gas karbon monoksida.

3)         Data kualitatif.          Yaitu data-data yang diperoleh berdasarkan pada teori-teori yang didapatkan.

 

b.         Induktif.   Terdiri dari :

1)          Empiris.        Adalah kegiatan ilmiah yang disertai dengan penelitian.

 2)          Eksperimen.     Adalah pengumpulan data melalui suatu penelitian atau uji kandungan gas karbon monoksida

3)          Data kuantitatif. Adalah data-data yang didapat berupa grafik atau tabel.

 

5.            Pengertian-pengertian.

a.         Karbon Monoksida (CO).             Merupakan suatu senyawa yang berwujud gas yang terbentuk dari hasil pembakaran yang tidak sempurna. Gas ini  dapat menyebabkan kematian jika terhirup pada kadar tertentu[1].

b.         Sensor TGS 2442.              Merupakan salah satu jenis sensor gas dengan bahan semikonduktor yang bekerja berdasarkan prinsip pengikatan dan penyerapan gas CO di permukaan bahan semikonduktor, sehingga akan terjadi perubahan resistansi dari sensor[2]. Perubahan resistansi sensor inilah yang digunakan sebagai acuan dalam menentukan besarnya kadar gas CO di sekitar sensor.

c.         Mikrokontroler  AVR ATmega8.              AVR ATmega8 merupakan mikrokontroler dengan arsitektur Harvard dimana antara kode program dan data disimpan dalam memori secara terpisah[3].

d.         Software.      Adalah bahasa pemrograman (Perangkat  Lunak) yang dipakai oleh Mikrokontroler ATmega untuk menjalankan hardware (Perangkat Keras),  sesuai dengan aplikasi yang diinginkan.

e.         LCD ( Liquid Crystal Display ).         Adalah suatu alat berbentuk kristal cair yang akan beremulsi (bercahaya) apabila diberi  sumber tegangan.

 


[1] )  http//www.google/keracunan gas karbon monoksida, diakses tanggal 13-8-2008

[2] Data Sheet Sensor Gas CO TGS 2442

[3])  Data Sheet  ATmega8

 

 

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya