RANCANG BANGUN OTOMATISASI PENILAIAN

Senin, 1 Agustus 2011 09:19:02 - Created by : Website Team, Published by : sanjaya

RANCANG BANGUN OTOMATISASI PENILAIAN SHUTTLE RUN DENGAN TEKNOLOGI  MIKROKONTROLER  DAN  SISTIM  DATA BASE

 

OLEH

SERTU SANTOSO ELKA ≠ 13

 

1.         Umum.    

a.         Personil Tentara Nasional Indonesia dibutuhkan orang yang tanggap, tangguh dan trengginas sehingga harus benar-benar sehat  jasmani maupun  rohani. Pelaksanaan kesegaran jasmani di satuan-satuan jajaran TNI AD adalah merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan dalam periode waktu tertentu, dimana kesegaran jasmani ini adalah untuk memelihara agar kebugaran  fisik setiap  anggota TNI tetap  dalam  kondisi  yang ideal sehingga diharapkan setiap pergerakan taktis dalam medan pertempuran tidak mengalami banyak permasalahan. Sebagai seorang  prajurit dituntut supaya selalu dalam kondisi siap siaga, oleh karena itu perlu diadakannya kesegaran jasmani yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali.

b.         Tes kesegaran jasmani prajurit TNI AD dibagi dalam dua bagian yaitu kesegaran jasmani A dan kesegaran jasmani B. Kesegaran jasmani A adalah lari selama 12 menit, (nilai minimalnya dapat dicapai dengan menempuh jarak 2.800 meter), Kesegaran jasmani B terdiri dari : Pull Up selama 1 menit, (nilai minimalnya dapat dicapai dengan melaksanakannya sebanyak 10 kali naik), Sit Up selama 1 menit, (nilaiminimalnya dapat dicapai dengan  melaksanakannya sebanyak 25 kali), Push Up selama 1 menit (nilai minimalnya dapat dicapai dengan melaksanakannya  sebanyak 27 kali) dan yang terakhir Shuttle Run (nilai minimalnya dapat dicapai dengan menempuh waktumaksimal 19,4 detik) dengan jarak 6X10 meter dalam kata gori 1 (satu).

c.         Sampai saat ini pengambilan waktu untuk kegiatan shuttle run masih dilaksanakan secara manual,yaitu dengan menggunakan stopwatch yang dilakukan oleh tim jasmil yang bertugas. Teknik pengambilan waktu secara manual ini berpotensi mempunyai banyak kemungkinan untuk terjadi kesalahan berupa selisih atau perbedaan waktu yang diperoleh walaupun hanya dalam skala kecil ( + 1,25 detik). Maka dengan alasan-alasan yang telah disampaikan di atas maka penulis mengangkatnya sebagai judul dalam penulisan Tugas Akhir ini.

 

2.         Maksud dan Tujuan.

a.         Maksud.      Untuk memudahkan tim jas dalam  pengambilan waktu pada saat pelaksanaan shuttle run, sehingga data yang diperoleh menjadi lebih akurat dan terbuka dalam            pernyataan hasilnya.

b.         Tujuan.          Untuk membantu personel militer khususnya personel jas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, pembuatan alat otomatisasi penilaian shuttle run dengan tampilan hasilnya dapat dilihat melalui tampilan LCD serta juga dapat langsung mendengarkan nilainya dan dapat di  print out.

 

3.         Ruang Lingkup dan Tata Urut.

a.         Ruang Lingkup.      Agar dalam penulisan Tugas Akhir ini tidak meluas pembahasannya maka penulis membatasi permasalahan dengan ruang lingkup sebagai berikut :

            1)         Laser Pointer.

            2)         LDR  digunakan sebagai sensor cahaya.

            3)         LCD (Liquid Crystal Display) sebagai tampilan.

            4)         MCU  yang digunakan AT89S52.

            5)         ISD digunakan sebagai pengeluaran suara.

            6)         Keypad  digunakan sebagai memasukan data pesonil.

            7)         EEPROM di gunakan sebagai penyimpan data.

b.         Tata Urut.     Dalam penulisan tugas akhir ini disusun dengan tata urut sebagai berikut :

            1)         Bab     I           Pendahuluan.

            2)         Bab     II          Tinjauan Pustaka.

            3)         Bab     III         Metodelogi Penelitian.

            4)         Bab     IV        Hasil dan Pembahasan.

            5)         Bab     V         Kesimpulan dan Saran.

            6)         Bab     VI        Penutup.

 

4.         Pendekatan.            Pembuatan tugas akhir ini penulisan menggunakan metoda deduktif dan induktif :

a.         Deduktif.       Penulis menggunakan suatu pendekatan dengan mendapatkan referensi dari hasil penelitian orang lain sebagai perbandingan.

b.         Induktif.         Penelitian cara kerja alat-peralatan dengan membandingkan rumusan yang telah ada sehingga antara teori dan praktek dapat ditarik kesimpulan.

 

5.         Pengertian-pengertian.

a.         Laser.                  Piranti yang dihasilkan dari berkas cahaya intensif, koheren dan mempunyai arah, dimana dibuat dengan jalan merangsang transisi elektron, ion atau molekul ke taraf tenaga yang lebih rendah.

b.         LDR (Light Dependent Resistor). Resistor dimana resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang diterima pada permukaannya.

c.         LCD (Liquid Crystal Display).   Merupakan suatu bentuk kristal cair yang akan beremulasi apabila dikenakan tegangan kepadanya. menampilkan menu dan data berupa nama dan angka maka digunakan LCD.  

d.         Mikrokontroler AT89S52. Merupakan salah satu jenis mikrokontroler untuk mengolah data digital yang mana sudah didesain dalam bentuk chip tunggal supaya dapat diprogram (programmable).

e.         ISD (Information Storage Devices).       Suatu rangkaian yang dapat dioperasikan untuk merekam suara dan dapat dioperasikan untuk memutar kembali suara yang telah direkam.

f.          Keypad.        Keypad Matrik 4X4 merupakan susunan 16 tombol membentuk keypad, Keypad Matrik 4X4 terdiri dari 4 (Empat) baris dan 4 (Empat) kolom.

g.         EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory).   Memory yang dapat menyimpan data dan isinya dapat dihapus secara listrik.

h.         Epson LX-300.        Adalah jenis printer yang cara kerjanya mengunakan system Dot Matrik.

i.          Software       Adalah Bahasa pemrogram (Perangkat Lunak) yang dipakai oleh Mikrokontroler AT89S52 untuk menjalankan hardware (Perangkat Keras), sesuai dengan aplikasi yang diinginkan.

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Hasil Karya Siswa" Lainnya